Waktu, perhatian, dan seluruh energimu sengaja dihabiskan hanya untuk berjuang bertahan hidup dari hari ke hari.
Sejarah demonstrasi di Indonesia tak bisa dilepaskan dari jalanan. Jalan adalah tempat cinta rakyat diuji: cinta
Oleh
Adam A. Abednego
Trigger Warning: Mengandung bahasan mengenai pelecehan seksual dan pelanggaran consent.
Oleh
Iin Isnaini
Saat nonton acara favorit, otak kita menghasilkan dopamin dan membuat tubuh merasakan kesenangan serupa dengan kecanduan.
Oleh
Iin Isnaini
Trigger Warning: Mengandung bahasan mengenai pelecehan seksual dan pelanggaran consent.
Oleh
Iin Isnaini
Saat nonton acara favorit, otak kita menghasilkan dopamin dan membuat tubuh merasakan kesenangan serupa dengan kecanduan.
Oleh
Iin Isnaini
Media sosial memang sudah jadi alat ukur buat menentukan: mana yang hobi, mana yang bukan hobi.
Oleh
Yudhistira
Tentang realitas yang tidak adil: di dalam kantor timpang, di luar sana jomplang.
Oleh
Delima Luzen Ahmad
Tidak semua yang diinginkan oleh orang tua adalah benar. Tidak semua yang diinginkan anak itu baik.
Oleh
Yudhistira
Saya memilih jujur, tapi dianggap belum dewasa, tak peka, dan egois.
Saat nonton acara favorit, otak kita menghasilkan dopamin dan membuat tubuh merasakan kesenangan serupa dengan kecanduan.
Oleh
Iin Isnaini
Tidak semua yang diinginkan oleh orang tua adalah benar. Tidak semua yang diinginkan anak itu baik.
Oleh
Yudhistira
Dajal juga mengartikan kiasan: orang yang buruk kelakuannya; penipu; pembohong.
Oleh
Levina Purnamadewi
AI bukan teman dekat, apalagi pengganti untuk berpikir kritis, berkreasi, dan berinovasi.
Oleh
Yudhistira
Bantuan lambat. Mitigasi setengah hati. Prioritas salah arah. Warga menunggu di tengah ketakutan dan reruntuhan.
Oleh
Rizka Oktivani
Tidak semua yang diinginkan oleh orang tua adalah benar. Tidak semua yang diinginkan anak itu baik.
Oleh
Yudhistira
Dajal juga mengartikan kiasan: orang yang buruk kelakuannya; penipu; pembohong.
Oleh
Levina Purnamadewi
AI bukan teman dekat, apalagi pengganti untuk berpikir kritis, berkreasi, dan berinovasi.
Oleh
Yudhistira
Bantuan lambat. Mitigasi setengah hati. Prioritas salah arah. Warga menunggu di tengah ketakutan dan reruntuhan.
Oleh
Rizka Oktivani
Meninggal di rutan kelas I Medaeng Sidoarjo, bersama keinginan, harapan, dan cita-cita yang kandas terburu-buru.
Oleh
Yudhistira
Menemani ibu misa di gereja kemudian pulangnya salat isya bareng bapak adalah hal biasa.
Oleh
Yudhistira
Tentang realitas yang tidak adil: di dalam kantor timpang, di luar sana jomplang.
Oleh
Delima Luzen Ahmad