Waktu, perhatian, dan seluruh energimu sengaja dihabiskan hanya untuk berjuang bertahan hidup dari hari ke hari.
Meninggal di rutan kelas I Medaeng Sidoarjo, bersama keinginan, harapan, dan cita-cita yang kandas terburu-buru.
Oleh
Yudhistira
Menemani ibu misa di gereja kemudian pulangnya salat isya bareng bapak adalah hal biasa.
Oleh
Yudhistira
Bantuan lambat. Mitigasi setengah hati. Prioritas salah arah. Warga menunggu di tengah ketakutan dan reruntuhan.
Oleh
Rizka Oktivani
Meninggal di rutan kelas I Medaeng Sidoarjo, bersama keinginan, harapan, dan cita-cita yang kandas terburu-buru.
Oleh
Yudhistira
Menemani ibu misa di gereja kemudian pulangnya salat isya bareng bapak adalah hal biasa.
Oleh
Yudhistira
Bantuan lambat. Mitigasi setengah hati. Prioritas salah arah. Warga menunggu di tengah ketakutan dan reruntuhan.
Oleh
Rizka Oktivani
Kita buat formula-formula taktis untuk bisa instan. Hasilnya adalah katalog hasil kerja tanpa makna.
Oleh
Yudhistira
Saya memilih jujur, tapi dianggap belum dewasa, tak peka, dan egois.
Trigger Warning: Mengandung bahasan mengenai pelecehan seksual dan pelanggaran consent.
Oleh
Iin Isnaini
Sejarah demonstrasi di Indonesia tak bisa dilepaskan dari jalanan. Jalan adalah tempat cinta rakyat diuji: cinta
Oleh
Adam A. Abednego
Trigger Warning: Mengandung bahasan mengenai pelecehan seksual dan pelanggaran consent.
Oleh
Iin Isnaini
Sejarah demonstrasi di Indonesia tak bisa dilepaskan dari jalanan. Jalan adalah tempat cinta rakyat diuji: cinta
Oleh
Adam A. Abednego
Takut pada selip lidah di timeline X (Twitter), pada screenshot yang salah, pada obrolan yang salah
Oleh
Rizka Oktivani