Empati: Perawat Simpul yang Hampir Lepas

“All I ever wanted was to reach out and touch another human being not just with my hands but with my heart.”

Tahereh Mafi, Shatter Me

Setiap kita punya rasa cinta yang berlebih terhadap apa yang kita geluti, terhadap kehidupan, terhadap keluarga, terhadap orang lain. Saya percaya bahwa hati manusia memiliki keluasan yang digdaya dalam kecintaan dan tentunya lumrah serta patut untuk dibagikan. Hanya saja perasaan itu tidak pernah sederhana dan sering kali sukar dimengerti. 

Perihal cinta, kita semua pemula. Tak semudah membalikkan telapak tangan, tak semudah menanak nasi. Perasaan sukar itu boleh jadi mengantarkan kita pada posisi yang sulit—ia bisa melepaskan simpul hubungan yang telah kita jaga bersama orang lain. Lepasnya simpul itu dapat membawa kita pada fase merana yang selalu kita coba hindari ketika kita mencintai.

Lalu bagaimana caranya kita merawat kembali simpul yang hampir atau bahkan telah lepas itu?

Perasaan cinta yang sukar dimengerti bisa dipahami dengan empati. Empati membantu kita menjinakkan rasa cinta yang tak terkontrol dengan cara menempatkan kita pada sebuah keadaan yang dirasakan oleh orang yang kita cintai. Empati menguatkan kebersamaan kita dengan orang yang kita cintai. Dengan empati, kita mendemonstrasikan secara langsung bahwa kita mengerti keadaan pasangan kita.

Telah banyak sepasang kekasih yang terpaksa berpisah karena kesalahpahaman di antara hubungan mereka. Keduanya merasa tidak saling dimengerti. Padahal, perkara ‘saling memahami’ adalah salah satu kunci utama dalam menjalankan hubungan intim dengan orang yang kita cintai. Keadaan seperti ini dapat dinetralisir oleh empati. Empati menempatkan keduanya dalam sebuah keadaan yang sama sehingga mereka mampu mencoba saling memahami.

Empati menjembatani jurang ego yang dimiliki individu dalam sebuah hubungan. Ia membantu mengingatkan kita bahwa sebuah hubungan dibangun oleh dua orang yang saling mencintai, dengan cara yang berbeda-beda. Dengan mengetahui perbedaan itu, ikatan emosional kita akan lebih mengerti bahwa proses mencintai perlu dipahami sedemikian rupa.

Empati membantu kita memahami pentingnya rasa saling mengerti dalam sebuah hubungan. Dengan berempati, kita paham akan rasa sukarnya perasaan cinta jika kita tak saling memahami satu sama lain. Maka dari itu, rawatlah simpul hubunganmu dengan meningkatkan dan mencoba berempati. Sangat menenangkan jika kita tahu, ada orang lain yang berusaha mengerti dan mencoba membantu kita memahami perasaan masing-masing.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Top