Berawal dari Peduli, Berani Berbagi

Sedari kecil, bisa dibilang aku memang cukup dimanja. Namun bukan berarti aku dapat melakukan semua hal dengan seenaknya saja. Banyak peraturan dari kedua orang tuaku yang harus kupatuhi setiap harinya. Mulai dari bangun pagi hingga makan malam bersama. Ketika tiba waktu makan malam bersama, sambil menikmati hidangan, Ayah dan Ibu tak pernah lupa menyampaikan ini berulang kali pada anak-anaknya, “Jangan lupa bersyukur atas rejeki yang Tuhan berikan pada kita.” Aku dan kakakku mengangguk. “Dihabiskan makannya ya, masih banyak anak di luar sana yang tidak seberuntung kalian.” Pesan kecil memang, tapi menjadi ingatan besar hingga aku dewasa. Rasanya tidak terhitung berapa banyak pelajaran bernilai yang diberikan kedua orang tuaku. Banyak hal kecil yang kupelajari. Sepotong roti, misalnya, aku harus membagi rotiku menjadi dua lalu kuberikan pada kakakku. Walau hanya sekadar mencicipi, kata Ibu yang terpenting sudah sama-sama menikmati. Ibu mengajariku supaya aku memiliki rasa kepekaan yang tinggi, juga sebenarnya jauh lebih penting agar aku bisa mensyukuri dan mau berbagi apa pun yang kumiliki.

***

Sebelum tidur malam ini, aku merefleksikan kembali segala yang sudah kulewati sambil berbicara dengan diriku sendiri. Betapa beruntungnya aku dikelilingi orang-orang yang menyayangiku setulus hati, memberi nasihat supaya aku jauh lebih baik lagi, supaya aku lebih peduli dan mau berbagi. Tersadar, bahwa menyangkut kedua hal ini, rasanya harus dimulai dari hati sendiri. Menurutku berbagi tidak dapat dipisahkan dari peduli. Melalui rasa peduli itulah, kita akhirnya tergerak untuk berbagi.

Teringat berita di televisi tadi pagi, seorang Bapak tua terpaksa harus keluar rumah dan berjuang keras di tengah pandemi ini. Ketika ditanyai, jawaban yang tidak lain yaitu demi sesuap nasi untuk hidup anak dan istri. Berharap Tuhan selalu memberi mereka rezeki melalui tangan-tangan kita yang peduli dan mau berbagi, dalam bentuk apa pun itu akan sangat berarti. Melalui cara yang berbeda-beda, setidaknya dapat meringankan sedikit beban mereka. Semoga dengan melipatgandakan kebaikan dan kepedulian, kita semua dapat segera menghapus kesedihan dan menemukan harapan yang akan membawa perubahan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Top