Surat Terbuka untuk yang Berduka

Kepada Tuan dan Puan yang berduka
Karena kepergian sanak saudara
Apa sebabnya ia meninggal?
Apakah Tuan tak membelikannya obat?
Ataukah Puan tak memberikannya perawatan yang layak?

Kepada Tuan dan Puan yang berduka
Karena kepergian sanak saudara
Apa sebabnya ia meninggal?
Apakah Tuan terlalu sibuk bekerja?
Ataukah Puan yang terlalu sibuk menata meja?

Kepada Tuan dan Puan yang berduka
Karena kepergian sanak saudara
Apa sebabnya ia meninggal?
Apakah Tuan terlambat memeriksanya?
Ataukah Puan yang terlalu menyepelekannya?

Tuan dan Puan, mengapa menangis di depan tubuh yang sudah tak bernyawa?
Tuan dan Puan, mengapa tak kausapa para pelayat di depan sana?
Tuan dan Puan, mengapa engkau terdiam dan tak menjawab?
Tuan dan Puan, tak bisakah sedikit saja memberikan senyuman?

Tuan dan Puan pun bertanya:
Kepada para pelayat yang terhormat
Mengapa Anda terlalu sibuk bertanya?
Mengapa Anda terlalu sibuk berkata?
Apakah Anda lupa, cara berempati kepada yang sedang berduka?

4.8 10 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Almitra
Almitra
1 month ago

Para pelayat yang suka menyayat, ahh aku tau mungkin hatinya sudah berkarat(? )

Ah apalah gunaa hikayat, untuk mereka yang hidup bagai mayat

Apakabar sobat? Sehat?

Almitra
Almitra
1 month ago
Reply to  Almitra

Kudoakan kau sehat, dari saya si jahat.

Top