Ketidaksempurnaan yang Sempurna

Denting pisau beradu disusul aroma bumbu yang menguar pukul empat pagi selalu jadi teman baikku setiap hari. Dulu, saat masih sekolah, Ibu tidak pernah luput menyediakan sarapan juga bekal makan siang untuk kubawa. Padahal, setiap hari aku harus mengejar kereta api pertama yang melaju pukul lima pagi. Walau kadang kelebihan garam, aku (dibantu temanku) selalu menghabiskannya.

Bukan hanya memasak, ibu juga lihai menjahit. Ia bisa merancang model bajunya sendiri. Ia pun mengajariku menyulam dan merajut. Ia juga terampil membuat kue. Saat kami masih kecil, setiap ada yang berulang tahun, ibu pasti akan membuat kue untuk anak-anaknya. Dia cekatan, bisa melakukan banyak hal setiap sehari, bahkan ketika usianya tidak lagi muda. Jika kami sakit, ia adalah orang yang paling risau. Sekalipun penat, ia akan merawat kami dengan kasih yang mungkin tidak selalu kami lakukan jika keadaannya terbalik, ketika dia yang sakit. Ia tegar, kuat, dan gemar buat tertawa, sebuah contoh yang selalu berusaha kuteladani.

Namun, ibu sering lupa banyak hal, terutama yang menyangkut teknologi, sekalipun telah dijelaskan berulang kali. Ia juga tegas dan cerewet. Banyak sekali hal yang bisa ia bicarakan, ia komentari. Beberapa jadi pemicu perdebatan, walau sebenarnya perkataan yang ia lontarkan adalah sebuah kenyataan yang tidak bisa diterima lawan bicaranya. Ibuku keras kepala dan kerap tidak mau menerima saran. Jika diberitahu, kadang ia justru jadi sakit hati. Walaupun demikian, aku berusaha untuk tidak mengecewakannya, berusaha tidak memicu amarahnya, tidak menyakiti hatinya.

Meski punya banyak kekurangan, ibu selalu jadi tempat untuk segala ceritaku. Ia adalah pendengar yang tidak menghakimi. Ia tidak menghujat ketika aku berbuat salah. Ia senantiasa mendukung tiap langkah proses hidupku. Ia selalu ada ketika aku butuhkan. Tangan lembutnya merupakan sentuhan pertama yang selalu aku inginkan. Kehadirannya adalah penyemangat aku dalam mengejar cita.

Ibu bukan sosok manusia ideal yang tanpa cacat. Namun, seluruh ketidaksempurnaan yang ada padanya adalah sebuah rangkuman kesempurnaan yang menjadikan aku begitu menyayanginya, begitu menghargainya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Top