folder Filed in Puisi, Sepasang, Yang Lain
Ruang Renjana
Tanyakan kita padanya, kan kaudengar kidung tentang renjana yang menyesakkan rongga, menjelma menjadi ruang yang kini kauratapi.
Vina Izza Nurika comment 0 Comments access_time 1 min read

Jika kautanya tentang kehilangan,
tanyakan pada sirap yang diratap
Berapa malam ia direnung tangis,
bersemuka wajah mungil yang meringis

Tanyakan pada bantal di atas tilam
sudahkah ia dicuci pekan ini
Mana tahu apek karena ulah si gadis,
membenamkan wajah di atasnya,
membisukan sengguk yang mereguk

Tanyakan pada dinding yang merapuh
masih tahankah ia menopang kukuh,
menampung sukma yang berbisik,
menggema pekik yang mencekik

Tanyakan aku pada ruang
yang berjanji menjaga rahasia
rasa dan karsa,
mengarang alibi, meredam histeri

Tanyakan kita padanya,
Kan kaudengar kidung tentang renjana
yang menyesakkan rongga, menjelma
menjadi ruang yang kini kauratapi

Tertanda,
Aku, yang akhirnya lega meninggalkan ruang 

Pare, 30 Juni 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cancel Post Comment