folder Filed in Adalah, Puisi
Posko Pengungsian dan Hal yang Tak Mau Kita Utarakan
apakah selama ini kita memilih berpura-pura diam seolah semua baik untuk keberlangsungan hidup?
Teti Diana comment 0 Comments access_time 1 min read

Setiap waktu kau buka jendela

udara menari bagai sepasang kekasih yang tak takut mati

pada pagi hari, debu mereka membuat daun keabuan

malamnya, seolah menidurkan kita dengan tenang

 

tetapi kematian datang melebihi rasa takut

perlahan mengetuk rumah kau dan aku
belum sempat berlarian,

semua terendam

hanyut dalam satu hitungan

 

di posko pengungsian

kau terjaga dan bertanya-tanya 

apakah selama ini kita memilih berpura-pura diam seolah semua baik 

untuk keberlangsungan hidup?

apakah hidup di kota ini sebenarnya sudah menenggelamkan diri kita jauh sebelum hari ini tiba?

pada yang tak pernah bisa kita beri nama;

maaf karena tidak baik dalam menjagamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cancel Post Comment