Ketika Bermusuhan

Aku batu. Sekeras kepalamu atau tawa canggungku. Keras tiada ampun. Aku melempar diriku pada kamu, berharap mengintimidasi. Intens, berulang kali. Tak masalah seberapa sering aku terkikis. Aku tahu aku tetap lebih keras darimu. Sampai aku tahu apa itu kamu.

Asam. Cukup dosisnya untuk membunuhku. Setetes, dua tetes, mengalir di nadi-nadiku.
Waktu aku bertemu denganmu, korosif penuh. Penyerahan total. Meluruh, tak bernapas.

Habis.

4 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Top