Sajak yang Menangisi Baitnya

Telah hilang alinea indah
Mimpi dalam sepi,
mimpi dalam sunyi
Bait-bait impian
Hasil pikirnya ratusan hari

Kata-kata yang hilang
Sajak yang selalu mengenang
Ribuan malam dalam kebisuan
Tak ada guna mencari
Sebab yang lalu tak mampu terganti

Tiada lagi gelora indah di kedua mata
Paragraf yang tak berbekas,
Musnah sia-sia
Runtuh sudah keniscayaan
Tak bersisa, tak ada lagi embus napasnya

4.3 6 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Top