Dialog Tengah Hari

Jauh, Anakku, jauh
Ke pulau seberang harapanmu kaukayuh
Meski sering pula kaupertanyakan
Terlalu besarkah mimpimu untuk jadi kenyataan?

Rindu, Ibu, rindu
Berat hatiku setiap terkenang rumah ibu
Banyak lelah yang kusembunyikan dengan payah
Agar tangis juangku tak buat ibu resah.

Akan datang harinya, Anakku, akan tiba suatu hari
Bahagia terdalam ibu akan terjadi
Saat dirimu mampu pahami;
Betapa pun hebatnya mimpi yang kaujalani
Tak akan berarti bila hanya untuk dirimu sendiri.

Sabarlah, Ibu, kuharap siang tak lekas pergi
Sebelum senjamu menyapa, aku pasti kembali
Dengan jawaban doa yang ibu bisikkan saban malam tanpa jeda;
Agar buah upayaku siap dipetik dari pohon yang lebat makna
Menemani kudapan sore ibu di atas senyuman bangga.

Tenanglah, Anakku, tak perlu tergesa
Ibu tetap di sini, tak akan ke mana-mana
Sampai waktunya tiba
Ibu akan menunggu dengan setia
Dengan bait-bait doa
Dengan sekuat tenaga.

4.8 12 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Top