Kembali Biasa

Jika pagiku telah usai,

biarkan aku menggenggam harapan dan menemukanmu.

Suatu hari nanti, aku akan kembali menanam rasa dan cinta ini sudah biasa.

 

Kau tinggalkan hatiku menangis lagi

tadi malam menemukanku sendiri bersama kegelapan

tak satu pun cahaya yang berani: menerangiku, memelukku, dengan tangisan itu.

Kau tinggalkan darah mengarahku

menjadi amarah kesekian yang kusimpan seorang, tanpamu bukan kata.

Kau tinggalkan senyum perih

tak bisa kuhindari bayanganmu yang sekejap mata memainkan peran bahagia.

 

Bagaimana cara aku melupakannya?

Bagaimana cara aku melepaskannya?

Bagaimana cara aku menghilangkannya?

 

Namun, kehidupanku tak bisa dipungkiri belum selesai.

Takkan ada akhir sebelum berhenti.

Rasaku cukup kenangan,

kasihku cukup pandangan,

cintaku adalah kehilangan.

Kau sudah berlalu,

kau sudah bukan bagianku.

Bagaimanapun, aku harus bisa menerima

dan malamku akan kembali dengan rasa.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Top