folder Filed in Adalah, Hidup, Perspektif, Puisi, Sendiri, Yang Sekarang
Harapku
Duhai,adakah semu yang memeluk purnama? Hingga terang menunjukkan jalan mana yang harus kulalui dan mana yang harus kutinggalkan.
Siti Rizqia Solihati comment 0 Comments access_time 1 min read

Kutatap senja sedang bergurau dengan lembayung

Menyuguhkan warna yang menggambarkan hatiku

Ingin tersedu, namun kau mengajakku tertawa

Untuk menghiburku, katanya

 

Kutatap lekat semburatnya diujung langit

Berharap gelap tak segera datang

Agar tangis tak memelukku hingga terlelap

dan merindu tiada habisnya

 

Duhai,

adakah semu yang memeluk purnama?

Hingga terang menunjukkan jalan mana yang harus kulalui dan mana yang harus kutinggalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cancel Post Comment