Tidak Ada yang Tak Pernah Sedih

“Manusia tidak akan belajar untuk bisa menjadi lebih baik jika ia tidak merasakan pahitnya masa lalu,” begitu katanya. Tidak ada yang benar-benar selamanya. Semuanya seperti hilir angin yang selalu ada, menetap tapi juga bisa pergi. Semua hal yang bisa membahagiakanmu bisa juga menyakitimu. Waktu mungkin terasa lebih bermakna jika dijalani dengan baik-baik saja, waktu juga bisa jadi obat dari sakit dan pahit, tapi waktu juga bisa menjadi satu-satunya hal yang menyakitimu sampai kau merasa tidak berdaya. Manusia diciptakan untuk merasakan semua hal. Tapi beruntungnya, ada di antara mereka yang terlihat selalu bahagia dan baik-baik saja, seperti tidak pernah tahu sakit dan sedih, sendiri dan berduka, hilang dan kesepian. Mungkin karena kita tidak pernah tahu betul bagaimana keadaan yang sebenarnya. 

Bukan hal yang mudah untuk melewati masa-masa sulit, yang berkeluh tidak mampu, berkali-kali kehilangan jati diri, kecewa atas waktu yang terasa sia-sia. Waktu seakan memaksa hati untuk selalu terus berserah, memercayakan segala kekuatan hanya padanya, memohon dan percaya bahwa semua atas rencananya, semua kelemahan adalah bentuk dari kekuatan yang diberikannya. Tidak harus segera untuk bisa kembali seperti semula, belajar memaknai masa lalu yang buruk adalah bagian dari sisi diri kita untuk lebih bisa menerima, melapangkan hati, percaya, dan terbiasa. Semuanya akan kembali seperti sediakala ketika kita mampu menghadapinya, walau beberapa luka mungkin masih tidak bisa begitu saja dihapus dengan memahaminya. 

Tidak ada yang tidak pernah sedih, hidup adalah bagian dari hari ini dan beralih. Kita hanya sedang berupaya mengendalikan hidup yang lebih baik dari sebelumnya, biar Tuhan yang mengatur setelahnya. Masa lalu adalah bagian dari diri kita yang tidak akan pernah bisa dilepaskan, ia hanya hilang dan akan selalu tertinggal. Melupakannya adalah salah satu jalan untuk bisa kembali menemukan. Kita tidak berhak menyakiti diri sendiri hanya karena apa yang telah hilang dan pergi.  

Semoga kita semua bisa belajar mengerti bahwa apa yang kita punya hari ini tidak sepenuhnya milik kita.

4.3 4 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Dhida
Dhida
3 months ago

❤❤❤❤❤

Top