Peran Paling Sempurna

Banyak sekali cerita yang bisa aku bagi jika bicara tentang ibu. Semua orang pasti merasakan bagaimana hangat tangannya mampu mengobati sakit, mengenyangkan perut, dan menghangatkan peluk. Ibu juga tidak pernah lelah mengingatkan agar selalu bisa sama-sama untuk urusan dunia dan surga. Sebagai anak mungkin aku tak banyak memahami marah, sayang, dan sedihnya. Aku belum bisa memberikan segalanya seperti ibu memberikan penuh dunianya.

Pintanya tak banyak, hanya mau anaknya merasa bahagia atas cukup yang tidak terukur besarnya. Selalu, setiap besar kecil langkahku, ibu mengiringi dengan doa; berharap aku bisa menjadi seseorang yang tidak hanya membanggakannya tapi juga rasa syukur atas perjuangannya yang tidak sia-sia. Karenanya aku tahu bahwa mencintai bukan sekadar merasa bahagia tapi juga berharga. Aku mau ibu membaca ini, agar ibu tahu betapa luar biasa sosoknya yang memiliki peran sempurna di hidupku.

Bu, tanggunganku sebagai anak hanya meraih cita-cita pun bukan untuk kepuasan duniamu, tapi untuk duniaku. Peranmu di hidupku tidak hanya menyaksikan bagaimana aku perlahan melangkah sembari terucap doa agar aku bisa menjadi manusia yang baik tak tercela. Tapi juga sebagai yang selalu ada dan percaya bahwa aku bisa karena kau mengenalku lebih dari aku mengenali diriku sendiri.

Aku tahu peranmu berat bu, tidak terkira lelah yang ibu tanggung. Tapi selalu ibu katakan, “Aku lebih baik lelah membesarkanmu daripada tidak sekali pun merasakan itu.” Ibu, doaku tidak pernah usai agar ibu selalu bisa mendampingiku hingga nanti kubangun keluargaku sendiri. Bahkan sampai lebih dari hari itu, semoga ibu selalu dalam lindungan-Nya dan selalu jadi surgaku selamanya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Top