Mensyukuri Segalanya Memperbaiki Setelahnya

Kita semua tahu, bahwa kehendak tuhan adalah mutlak dan ketetapannya tidak bisa diganggu gugat. Tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan, bahkan ketika kita terus diberi kenikmatan umur yang panjang terkadang kita tidak menyadari bahwa sebenarnya tuhan terus memberi kesempatan lebih banyak. Seperti halnya akhir-akhir ini, kita tidak pernah membayangkan bahwa hari raya yang biasanya penuh cinta dan suka cita bisa dikatakan terasa berbeda dari biasanya. Tidak ada pelukan hangat yang menyenangkan pun jabat tangan yang hanya sekadar simbol tanpa bersentuhan.

Jika diingat lagi, suka cita hari raya biasanya menyelimuti kita setiap tahunnya. Berkumpul, berbagi, tertawa semuanya turut bahagia. Tahun-tahun sebelumnya kita tidak dipisah oleh jarak tapi tahun ini kita dipisahkan untuk sama-sama saling menjaga. Kesempatan tidak datang dua kali, tapi jika kita bisa melihat lagi, betapa banyak kesempatan yang tuhan berikan dan bagaimana tuhan menyertai hidup kita dengan tercukupinya kebahagiaan.

Maka ketika tuhan memberikan lagi kesempatan lain, alangkah jauh lebih baik jika kita menyikapi semuanya dengan lebih. Lebih saling menyayangi, lebih saling menjaga, lebih saling menghargai waktu. Kita tidak pernah tahu sampai kapan tuhan akan terus memberi kita kesempatan untuk terus memperbaiki. Hari raya jadi sakral karena kita memulai lagi segalanya dari awal. Waktu, kesempatan, dan yang terpenting adalah kedekatan kita kepada tuhan.

Jadi jika masih diberi kesempatan, mana yang mau diperbaiki lebih awal?

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
Mozarta Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Mozarta
Guest
Mozarta

A deep words coming from a deep heart. That actually happen to us. Stay health, is one of a chance to say hallo in another day. See you…

Top