folder Filed in Puisi, Sekitar, Yang Lain, Yang Sekarang
Cahaya
Apa jika melakukan kebaikan, harus kita perhitungkan? Meneriakkan kata-kata kemanusiaan, namun tindakan mencerminkan kebiadaban.
Rais Rambe comment 0 Comments access_time 1 min read

Di dalam satu entitas yang hampa,
Kita kembali menjadi yang terasingi.
Terkukung dalam berbagai rasa tak percaya,
Merampok mimpi, memperkosa jiwa.

Mendamba hal yang baik,
Namun diputus semua yang terkait.
Dikutuk karna berbeda dari biasa,
Lalu tunduk kepada yang berkuasa.

Apa jika melakukan kebaikan,
Harus kita perhitungkan?
Meneriakkan kata-kata kemanusiaan,
Namun tindakan mencerminkan kebiadaban.

Tanpa disadari, kita kehilangan sosok teladan,
Yang membimbing insan kepada cahaya dari kegelapan.
Mencerminkan akhlak murni nan suci,
Dan dirindukan segenap makhluk langit dan bumi.

Malam ini engkau lampau dilahirkan,
Bulan dan bintang tersenyum kepadamu terang.
Cintamu sebagai Rahmat,
Bagi ummat mu hingga hari kiamat.

Sholatan ‘ala Rasulillah,
Dari umat mu yang haus akan cahaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cancel Post Comment