folder Filed in Puisi, Sepasang, Yang Sekarang
Rona Pada Paras
Engkau harus tau, deru seruan ronamu itu menenggelamkan biru di diriku
Rahmat Dwi Wahyudi comment 0 Comments access_time 1 min read

Rona merah di pipimu
Membuatku tersipu malu
Mata tak lihai bersembunyi, kau tahu itu
Melihat kanan kiri lamun tertuju ronamu itu
Gelagapan bertingkah tak menentu
Lelaki pemalu; yang pertama kali tidak malu
Namun memalukan saat pertama kali bertemu

Aku tertambat saat kau ceritakan sisi dari gelap malam
Yang membuatmu mencintai larik sajak
Yang engkau hela di antara debu buku
Mengapa rona merahmu itu seenaknya saja;
Merebahkan aku, padahal sibuk menunggu?

Engkau harus tau
Deru seruan ronamu itu
Menenggelamkan biru di diriku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cancel Post Comment