Catatan Pukul Satu

Kita adalah satu yang lekas jadi kosong karena batas yang diciptakan masing-masing kita.
Kita adalah utuh yang lekas jadi remuk karena berusaha jadi baik-baik saja.
Kita.
Masing-masing kita tahu bahwa pulang adalah ke rumah, kepelukanmu dan memeluk aku.

Tapi kita,
Berusaha jadi seperti yang lain.
Masing-masing kita tahu bahwa bersandar pada bahumu dan bahuku adalah nyaman yang tidak bisa dibeli dengan mata uang.

Aku sedang berusaha.
Memahami situasi yang ternyata tidak dimengerti hati.
Berlogika dengan angkuhnya dan menolak bahwa rasanya sakit.

Dan di tiap detiknya,
Aku hanya menyemogakan bahwa aku memang baik baik saja.
Bukan.
Bahwa kita baik baik saja.
Seperti ini.

.

Ara.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Top