folder Filed in Prosa
Sepasang Mata Sayu
Percayalah bahwa ketakutan hanya akan membesar jika kamu sendiri yang memberinya makan
Nadia S. Ayuningtyas comment 2 Comments access_time 1 min read

Sepasang mata sayu sedang memandangiku dari sudut ruang.

Atau barangkali aku saja yang terlalu percaya diri. Pada bola mata itu tidak ada refleksi benda apapun yang dipantulkan. Mata itu hanya melihat, tapi tidak menatap. Mungkin pemiliknya sedang berkelana dalam lembah dunia yang diciptakannya sendiri.

Apa yang sedang kamu pikirkan?
Percayalah bahwa itu hanya terjadi dalam pikiranmu. Percayalah bahwa kamu bisa saja jatuh ke dalam jurang pikiranmu sendiri. Tidak akan ada yang bisa menolongmu kecuali dirimu sendiri.

Tidak pula aku.

Apa yang sedang kamu takutkan?
Percayalah bahwa sekuat apapun kamu berencana, akan ada momen merelakan. Percayalah bahwa ketakutan hanya akan membesar jika kamu sendiri yang memberinya makan. Bukan tugasmu memikirkan jalan yang rumit. Sudah ada Tuhan.

Meski kamu bilang kamu merasa kesepian, nyatanya kamu tidak pernah sendirian. Ada aku, dan manusia-manusia lain yang juga sering terjebak dalam pemikiran dan ketakutan kita sendiri.

Kembalilah ke sini, ke dunia di mana matamu akan membinar karena sesuatu yang kuucapkan. Tinggalkan mata sayumu itu sejenak, bertukar katalah denganku.

Maukah berkenalan denganku?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cancel Post Comment