Ini untuk Ayah

Setiap tahunnya, Hari Ayah Nasional diperingati pada 12 November. Kita sering kali membandingkan cinta kasih ayah dengan pengorbanan ibu, padahal keduanya memiliki peran yang berbeda dan tidak dapat dipukul rata. Lebih dari itu, meskipun tidak semua ayah berhasil menjadi sosok yang ideal dalam keluarga, bukan berarti semua ayah telah menorehkan luka yang begitu dalam bagi setiap buah hatinya.

Menjadi Manusia berkolaborasi dengan Beer Hall untuk mempertemukan dua orang anak–Anggi dan Gracia–dengan ayahnya masing-masing. Mereka saling melontarkan pertanyaan dan pernyataan sambil menyantap hidangan yang tersaji. Suasana begitu intim dan hangat, mengingat Anggi dan Gracia sudah tumbuh dewasa serta memiliki kesibukan dalam keseharian. Ternyata, makan bersama dapat menjadi momen untuk merekatkan kembali apa-apa yang mungkin kadung meregang dan merenggang. Sementara itu, ada pula Cherie yang mengungkapkan isi hatinya kepada sang ayah yang sudah pergi. Meski terasa jauh, sosok ayah selalu terkenang dalam lubuk dan tercetus dalam doa Cherie.

#IniUntukAyah menampilkan cerita-cerita yang tidak sempat tersampaikan kepada ayah. Kadang, kita keliru mengartikan bahasa kasih dari dia yang dingin, tegas, dan terkesan antikompromi. Namun tatkala kita sampai pada suatu titik tertentu dalam kehidupan, kita akan berkata, “Oh, ini yang Ayah ajarkan dulu.” Saat kata-kata tak mampu dia dengar lagi, hanya doa yang mampu menyelamatkan.

Hingga hari ini, banyak hal yang belum sempat kita utarakan kepada ayah. Maka dari itu, sampaikanlah, tuliskanlah, dan doakanlah. Walaupun terlambat, jangan biarkan perasaan itu mengendap selamanya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Top