Ketik yang Pelik

Perputaran waktu tak dapat dirasa, saat jari sibuk berkelana di tombol berisikan aksara. Tak mengapa jika itu hanya hiburan semata, akan tetapi, berubah makna jika hiburan bagi kita malah menjadi petaka bagi sesama.

Lontaran kebencian karena satu kesalahan? Miris memang. Lebih parah lagi, di balik lontaran yang merasa paling benar tersimpan “iri” di lubuk paling dalam. Adakalanya perbandingan diri menjadi pemicu suatu yang rancu.

Wajar untuk insecure, kurasa setiap manusia mengalaminya. Namun, tak bisakah rasa itu disimpan saja? Aku yakin kamu bisa melaluinya tanpa berkata buruk kepada manusia lain.

Tak bisakah kita mendukung sesama? Atau setidaknya, tak bisakah kita menahan nafsu dan lebih memikirkan perasaan manusia? Aku bukan yang paling benar di sini, aku juga bukan manusia yang teramat baik. Setiap manusia berhak memilih jalannya masing-masing, begitu pun aku, kamu, dan mereka. Namun, aku akan memberitahumu sesuatu yang bukan rahasia lagi, rasa sakit bisa timbul dari ketikan yang hanya dibuat sepersekian detik.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Top