Kembali Mencintai Aku

Bulir hujan turun satu per satu, membasahi tanah yang sudah lama kering dan mulai retak.

Aroma tanah basah begitu segar terhirup, menyegarkan pikiran yang sudah lama begitu kalut. Gemericiknya membuat tenang dan damai.

Dalam setiap rintiknya, aku mengucap segala doa. Tentang bahagia, tentang cita-cita, dan juga cinta yang sedang aku perjuangkan.

Air mataku jatuh, karena tiba-tiba kenangan berkelebat masuk dalam ingatan. Membuat memoriku mau tak mau memutar setiap lembaran cerita yang suram.

Menengok kembali ke belakang ternyata masih begitu sesak. Mungkin aku sudah pulih tapi aku tidak pernah bisa lupa.

Bagaimana aku begitu menyayangimu hingga membuatku kehilangan diriku sendiri. Bagaimana aku menjadikanmu prioritas di saat kau masih ingin terbang bebas.

Mungkin aku terlalu memujamu, hingga tak sadar bahwa selama ini aku tak pernah kau anggap ada.

Pada yang lain kau bilang tak punya hati yang harus kau jaga, sementara aku berusaha tetap setia.

Aku menyakiti diriku sendiri, dengan membiarkanmu masuk lalu mengobrak-abrik apa yang sudah tersusun rapi. Rencana hidupku, impianku, hatiku.

Hingga akhirnya aku tersadar bahwa segala hal yang kita jalani hanya akan membuang waktu tanpa arti, aku memilih pergi.

Aku memilih untuk mulai menyayangi diriku sendiri dengan menjauhkan segala hal yang selama ini membuat hatiku perih.

Aku kembali mencintai aku, yang selama ini aku biarkan berdiri di sudut ruangan yang begitu berantakan.

Aku kembali kepada diriku sendiri, yang selama ini aku biarkan menangis menahan sesak karena diabaikan.

Aku belum terlambat, meski untuk kembali pulih rasanya begitu berat, meski untuk sembuh aku harus menghujam hatiku sendiri karena rindu.

Pada akhirnya, segala hal akan kembali menjadi sepi. Pada akhirnya, segala hal akan kembali menjadi sunyi.

Hanya ada diriku sendiri yang susah payah bertahan agar tetap hidup, hanya ada diriku sendiri yang setia menemani.

Hai diriku, terima kasih sudah bertahan sejauh ini. Meski kerap patah, meski berkali-kali dihantam kecewa.

Terima kasih karena tak pernah menyerah pada dirimu sendiri. Aku menyayangimu, mari kita bahagia bersama.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Top