Bertumbuh Lewat Luka

Aku masih mengingat senyumanmu yang selalu tercipta ketika kau sedang bersamaku. Aku masih mengingat semua janjimu untuk tetap membersamai langkahku sebanyak apa pun kerikil yang akan terinjak dan membuat kaki kita terluka serta berdarah. Aku masih mengingat setiap detail kenangan, hingga rasanya begitu sesak saat semua itu hanya menjadi memori yang melekat dalam ingatan. Pada akhirnya kita menyerah karena kecewa, memilih jalan masing-masing sampai kini menjadi begitu asing.

Mustahil ada perpisahan yang tidak menimbulkan luka. Semua amarah, benci, bahkan cinta bercampur aduk dalam hati dan tak tahu bagaimana menyembuhkannya. Menangis setiap malam menjadi sebuah rutinitas setiap kali ingatan tentangmu hadir dan membentuk ruang hampa yang tak mampu aku jelaskan. Aku berharap bisa melupakanmu, tapi tak pernah mampu.

Pada akhirnya perlahan aku mulai belajar menerima, menerima kenyataan bahwa kita adalah dua orang yang saling menyayangi tapi tak tahu cara menjadi satu karena ego diri. Aku mulai menerima bahwa melepaskanmu adalah cara terbaik agar kita sama-sama bahagia ketika bersama hanya membuat kita makin sesak menjalaninya; saat kompromi menjadi sesuatu yang tak pernah kita lakukan saat bertemu masalah.

Waktu yang membuat aku terbiasa tanpamu, dan waktu yang membuat aku ikhlas melepasmu. Semua luka dan kecewa membuatku bertumbuh semakin dewasa dan berhenti memaksakan segala hal yang aku inginkan. Dan aku pun berharap waktu yang akan memulihkan semua kecewa yang tercipta. Kita hanya manusia biasa yang tak pernah luput dari salah, memaafkan dan melepaskan adalah caraku untuk bangkit dari semua kesedihan.

Menjadi dewasa memang tak pernah mudah, sebelum dihantam kecewa, sebelum dilukai ekspektasi sendiri, dan diuji berkali-kali. Pun dengan bijaksana, akan tercipta seiring dengan cara kita menyembuhkan luka. Karena sembuh bukan berarti hatimu kembali utuh, kita hanya akan mulai terbiasa dengan luka yang ada di sana. Biar waktu yang membuat kita terbiasa, biar waktu yang perlahan menjadi penyembuh luka yang tertinggal seiring ikhlas yang tercipta. Selamat bertumbuh menjadi dewasa, selamat bertumbuh menjadi lebih bijaksana.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Top