Surat untuk Diriku Sendiri di Masa Lalu

Malam ini, aku ingin menyapa diriku di masa lalu. Bagaimana kabarmu? Aku harap kau baik-baik saja ya. Detik ini, aku ingin menulis sedikit sajak penyemangat untukmu. Mungkin, karena diriku kamu menjadi sedikit lebih berkesusahan. Maafkan aku ya.

Apa pun yang terjadi, aku mau bilang, “Tidak apa, pelan-pelan saja.” Dari dulu, kau dan aku selalu merasa: mengapa kebaikan tidak pernah memihak? Banyak tanda tanya yang memutar di selubung otak, mempertanyakan mengapa Tuhan tidak mendengar dan manusia malah mengadili. Bisikan cemooh menjadikan kita lebih rendah diri. Usaha mengkhianati hasil. Ia mendapat porsi gajah dan aku porsi tikus: mempertanyakan apakah memang hidup semengenaskan ini?

Suatu ketika, kamu akan belajar,  bahwa kamu akan baik-baik saja. Namun sebelumnya, kamu akan merasakan kotoran duniawi. Bagaimana kejamnya dunia, seolah-olah ia tidak memperbolehkan dirimu bahagia. Bagaimana rusaknya jiwa, seakan barang sedetik saja, perasaan baik tidak boleh bertahan terlalu lama. Bagaimana bejatnya manusia, menghakimi, mencibirkan, mengecewakan, dan mengkhianati.

Memang terkadang kotoran dari kehidupan harus dicicipi sebelum kau dan aku tahu bahwa hidup lebih gemerlap daripada itu. Bahkan mungkin, kotoran-kotoran ini selalu ada, hanya saja aku telah belajar hidup bersamanya. Mungkin memang kotoran ini akan terasa lebih sedap ketika kau menerima dan belajar dari kehidupan.

Kamu tahu, tidak ada standar untuk menjadi manusia yang benar. Kamu bisa tertawa sejadi-jadinya atau menangis sampai tenggorokanmu sakit. Kamu bisa merangkak, berjalan, berlari, atau bahkan berhenti. Kamu bisa berubah atau tetap sama. Kamu bisa melakukan yang terbaik atau yang terburuk.

Ingatkah kau masa-masa lampau saat mulut bisa mengecup dan mata bisa tertawa? Kawanku, hari-hari itu akan datang. Badai tidak selalu berada di tempat yang sama, walau terkadang memberikan bekas yang memakan waktu untuk memperbaiki yang dirusak. Percayalah bahwa harapan selalu ada, impian dapat didekap, cinta dapat menyembuhkan, dan bahagia dapat berarti banyak hal.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Top