Tak Pernah Cukup

Aku memberikanmu begitu banyak bahasa untuk mengungkapkan segala yang kurasa. Tapi, sepertinya, kau tak pernah mampu membaca satu pun isyarat yang ada. Sering kali pengandaian itu muncul begitu saja setiap kulihat kau nyaman menyimpan segala duka itu sendirian. Aku membayangkan kalau saja kau menyadari, bahwa di balik kesendirian yang kaujadikan benteng pertahanan, kau menerima begitu banyak bentuk cinta yang tak terbaca. Terkadang aku ingin memberimu isyarat yang lebih nyata. Namun rasa takut melindungiku dari ketidakwarasan untuk melanggar batas-batas yang telah kauciptakan sejak pertama. 

Maka aku hanya mampu menjadi penonton yang membisukan diri dari segala kerlip duniamu yang tak terjangkau, berdiri menatapmu dengan binar mata yang sering kali berubah nanar. Kau selalu membentengi dirimu dengan segala ketegaran yang menyakitkan. Berpura-pura berdiri tegak di tengah karamnya harap yang terpatahkan oleh keadaan. Terkadang aku ingin melihatmu menangis, marah, atau apa pun yang membuatmu tampak selayaknya manusia. Aku benci melihatmu terus berpura baik-baik saja. Aku tak ingin membayangkan bagaimana kau menyimpan segala kesedihan itu sendirian, itu hanya membuat semuanya semakin terasa menyakitkan. 

Berhentilah membentengi dirimu dengan rasa sepi, karena di sekitarmu begitu banyak orang-orang yang mengasihimu dengan tulus; yang sering kali berakhir undur diri karena kau terlalu nyaman bersembunyi. 

Aku mungkin hanya satu dari sekian banyak yang berusaha mengetuk relung hatimu dengan cara-cara tak terbaca. Mungkin segala usahaku tak akan pernah cukup untuk meluluhkan benteng yang telah kaubangun begitu lamanya. Namun ketahuilah bahwa kehadiranmu selalu istimewa; bagiku dan mereka yang mengasihimu dengan ketulusannya. Belajarlah untuk membuka dirimu dengan segala perasaan yang ada. Biarkanlah dirimu menerima begitu banyak kasih sayang yang telah dicurahkan dengan cuma-cuma. Sebab terlepas dari segala kepahitan yang kauterima di masa lalu, kau pantas menerima cinta yang tulus dari mereka yang menyayangimu. 

2
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
1 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
Iin IsnainiIneke Setiyaningsih Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Ineke Setiyaningsih
Guest
Ineke Setiyaningsih

Mau kasih vote ketulisan ini tapi bingung klik apa, haha… Pokoknya like deh dengan tulisan kamu

Iin Isnaini
Guest
iin isnaini

haloo terima kasih ya sudah membaca:)

Top