Belum Cukup

Dalam hidup, kita pasti sering melakukan kesalahan-kesalahan yang disengaja maupun tak disengaja. Namun sadarkah kita bahwa selain melakukan kesalahan kepada orang lain, kita juga sering melakukan kesalahan pada diri sendiri?

Tanpa disadari kita sering menyiksa diri dengan penyesalan-penyesalan dari masa lalu; dengan hal-hal yang sudah terjadi dan tak bisa diperbaiki. Penyesalan itu terus tumbuh dalam diri dan menjadi momok yang menakutkan. Padahal terlepas dari segala rasa sesal yang ada, hidup terus berjalan. Rasa sesal itu hanya akan terus menggerogoti diri perlahan-lahan dan membuat langkah kita sering kali tertahan.

Pada satu titik dalam hidupku, aku menyadari bahwa penyesalan yang selalu kubawa hanya akan terus menyakiti diriku sendiri. Penyesalan itu tak mengubah apa pun yang terjadi saat ini. Justru jika aku melihatnya dari sudut pandang lain, hal-hal yang kusesali tak selamanya seburuk yang kubayangkan. Toh semua itu telah membawaku berada di titik yang sekarang.

Kini, aku menyadari bahwa melepaskan penyesalan akan masa lalu adalah salah satu cara untuk memaafkan diriku. Walaupun tak semudah mengatakannya, aku akan belajar untuk terus memaafkan diriku atas segala penyesalan di masa lalu.

Dan teruntuk diriku sendiri; maaf telah menyiksamu dengan banyak penyesalan yang ada. Maaf karena sering membuatmu kecewa dengan ekspektasi di kepala. Maaf kalau aku bahkan belum cukup baik dalam menyayangi diriku sendiri. Maaf karena sering membebani diri dengan hal-hal yang seharusnya tak perlu dipikirkan lagi. Mulai saat ini aku akan berusaha lebih keras untuk menyayangi diriku seutuhnya; dengan memaafkan segala kesalahan yang telah berlalu, dan melepaskan penyesalan atas masa lalu.

4.6 18 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Rantina
Rantina
8 months ago

Karena memaafkan diri sendiri akan membawa kedamaian

Top