Apa Kenangan Bersama Ibu yang Paling Kamu Rindukan?

Sejak kecil, aku memang cenderung lebih dekat dengan ibu. Jika membahas kenangan bersama ibu yang paling kurindukan, rasanya terlalu banyak untuk disebutkan. Namun ada satu kenangan sederhana yang belakangan ini sering berputar di kepala. 

Dulu, setidaknya sebulan sekali, ibu akan mengajakku makan di sebuah kedai ketoprak. Kedai itu tidak besar, letaknya di sudut pasar tradisional tempat biasa ibu berbelanja. Biasanya, kami akan makan berdua selepas membeli keperluan rumah tangga. Setelah lelah berjalan kaki membeli ini-itu, kami memesan dua porsi ketoprak beserta es teh sebagai teman pelepas dahaga. Kenangan itu sungguh sederhana tapi begitu berharga sebab kini aku tak punya kesempatan untuk mengulang memori bahagia itu lagi. Kedai ketoprak itu telah lama berpindah lokasi, seiring dengan pasar tradisional yang telah direnovasi berkali-kali. Ibu pun sudah tak mampu berjalan jauh seperti dulu lagi. Terkadang aku rindu menghabiskan waktu berdua dengan ibu, sekadar berbelanja ke pasar atau makan di kedai ketoprak favorit kami itu.

Ibu selalu mampu menunjukkan kasih sayangnya dengan cara-cara tak terduga. Mungkin ibu tak pandai mengungkapkan perasaannya secara lisan, tapi ia selalu menunjukkannya melalui tindakan. Saat aku berada di perantauan, ibu selalu membuatku menangis di hari ulang tahunku. Sebaris doanya yang dikirimkan lewat pesan singkat selalu berhasil menyentuh sisi sentimental dalam diriku. Rasanya aku ingin memeluk ibu saat itu juga. Dalam keluarga, ibu bagaikan pilar utama yang memberi nyawa dalam suasana rumah. Jika ibu sedang sakit, rumah jadi terasa sepi sekali.

Ibu tak pernah ingin membebani apa-apa kepada anaknya. Saat aku mengalami krisis kepercayaan diri dalam mengerjakan skripsi, ibu pun tak memaksaku untuk segera menyelesaikan semuanya dengan tergesa.

“Enggak apa-apa kalau belum bisa tahun ini, ‘kan masih ada tahun depan,” ujarnya menenangkan. 

Ucapannya selalu menjadi oase di tengah keputusasaanku. Segala yang diinginkannya hanyalah melihat anaknya tumbuh dengan bahagia. 

Aku kehabisan kata untuk mendeskripsikan sosok ibu dalam hidupku. Bagiku, ia adalah definisi perempuan paling hebat yang pernah kutemui. Perjuangannya untuk anak-anaknya tak akan pernah mampu diukur dengan materi. Kasih sayangnya tulus mengalir tanpa mengharapkan kembali. 

Bu, terima kasih untuk seluruh kasih sayang yang kau berikan. Semoga tiap langkahmu selalu diberikan keberkahan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Top