folder Filed in Cerpen, Sekitar, Yang Akan, Yang Rutin
Pilihan
Jika di dalam dirimu ada dua singa. Singa hitam dan singa putih, singa yang mana yang paling cepat tumbuh dan besar?
Grace Pangaribuan comment One Comment access_time 1 min read

Pernah sekali ibuku bertanya,

“Jika di dalam dirimu ada dua singa. Singa hitam dan singa putih, singa yang mana yang paling cepat tumbuh dan besar?”

Aku diam sejenak, mencoba memahami kemana arah pembicaraan ini.
Aku menggeleng.

“Tidak tahu.”

Ibuku tersenyum.

“Singa yang paling sering kau beri asupan, ia akan bertumbuh dengan cepat.”

Aku masih mencoba memahami.

“Singa putih dan singa hitam hanya perumpamaan, nak. Singa putih merupakan penggambaran dari segala isi pikiranmu yang positif, yang selalu berbaik sangka. Sedangkan singa hitam, merupakan penggambaran dari segala isi pikiran negatifmu yang selalu berburuk sangka. Keduanya sama, berada dalam dirimu. Lalu selanjutnya adalah tugasmu. Mau memprioritaskan siapa. Singa mana yang akan kau ajak bertumbuh.”

Ibuku menghela napas.

“Kalau kau terus memberi asupan kepada singa hitam, maka ia akan terus bertumbuh lebih cepat dari singa putih. Begitu juga sebaliknya. Mereka tumbuh oleh sebab asupan-asupan yang kau beri. Seperti itulah pikiranmu. Kalau kau membiarkan pikiranmu mengarah ke negatif, maka lambat laun dirimu juga akan bertumbuh dan besar dengan segala pikiran buruk. Pada akhirnya, kau akan kehilangan kepercayaan kepada dirimu. Namun, jika sebaliknya kau membiarkan pikiranmu diisi oleh hal positif dan selalu berbaik sangka, maka lambat laun kau juga akan semakin percaya pada dirimu. Tidak hanya pada dirimu, kepada orang lain bahkan dunia.”

Aku masih diam.
Ibuku tersenyum, tangannya mengelus pucuk kepalaku.

“Sekarang, pilihan ada di tanganmu. Mau memberi asupan pada singa yang mana. Mau jadi siapa kau kelak. Singa mana yang akan kau ajak bertumbuh di dalam lingkaran semesta ini. Semua pilihan itu ada padamu, nak.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cancel Post Comment

  1. Jika singa hitam telah bertumbuh begitu kuatnya, apakah masih ada cara untuk membesarkan singa putih. Kalaupun ada boleh berbagi caranya ?