Musim Bahagia di Instagram

Belakangan, pada pagi, siang, sore, dan malam hari, lini masa saya penuh dengan manusia yang berbahagia. Mereka berhasil menyelesaikan satu fase hidup dengan sempurna, lulus, dan jadi sarjana. Berbagai hadiah mereka dapatkan sebagai pengganti lelah dari malam-malam panjang penuh statistika dan sebagai apresiasi dari orang-orang terkasih atau dari orang yang mengaku mengasihi tapi hanya menuntut balas budi. Namun, hadiah tetaplah hadiah. Fakta bahwa mereka merasa dicintai dan dikelilingi manusia yang dicinta bukanlah sebuah dosa. Saya yakin, semua manusia juga tak keberatan menjadi raja atau ratu setidaknya sehari dalam total kurun waktu hidupnya–walau setelahnya, satu per satu mereka yang seumuran denganku mulai menatap dunia dengan sedikit lebih keras dari biasanya. Instagram akan berganti musim, entah dengan jenis kebahagiaan yang baru, atau dengan ragam kutipan penyemangat yang datangnya bisa dari mana saja.

Sebagai penonton yang sekali-kali memberi ucapan “Selamat atas kelulusannya!” kepada beberapa teman yang dirasa cukup dekat (sebab tidak ingin dibilang sok akrab), terkadang saya berpikir tentang mengapa di zaman ini, cara mengucapkan selamat sudah sedikit berbeda dan lebih unik dari biasanya. Pada zaman sekarang, memberi ucapan bisa dengan menggunakan media penyampaian pesan visual seperti banner yang bukan lagi berfungsi sebagai media publikasi iklan layanan masyarakat atau berbagai macam produk dengan tujuan komersial.

Kali ini, banner sudah berdiri sebagai media pemberi ucapan “Selamat atas gelar barunya!” Di samping itu, saya juga terpikir tentang mereka yang tidak memiliki begitu banyak teman, tak dibanjiri hadiah, dan tak punya banner bertuliskan nama beserta gelar baru yang diraih. Apakah mereka akan merasa kecil hati lalu merasa bahagianya belum selengkap yang lain? Saya harap tidak.

Namun, perasaan sekecil apa pun tetaplah perasaan. Satu hal yang perlu diingat, dengan dan tanpa perayaan, pencapaianmu adalah milikmu sendiri. Bahagiamu tak perlu validasi. Menjadi bahagia tak perlu banyak simbolisasi sebab bahagia adalah simbol itu sendiri. Sekali lagi, selamat berbahagia dan selamat musim bahagia bagi para pengguna Instagram!

4.2 5 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Top