Surat Sederhana untuk Ibu

Maafkan anakmu, Bu. Susah sekali ia bahagia

dan tertawa. Sedihnya tak mau usai,

kecewanya tak mau berhenti, pedih di hatinya tak mau hilang.

 

Maafkan anakmu, Bu. Ia bukannya tak mau. Namun

hidup terlalu jahat kepadanya. Orang yang ia sayang,

tak mempedulikannya. Pun omongan sodara yang itu,

menyakitkannya.

 

Namun tak usah khawatir, Bu. Setiap hari ia coba

untuk bangkit. Setiap saat ia coba ‘tuk kuat. Setiap

doa, ia coba ‘tuk tabah. Tak seberapa, tapi ia coba.

 

Sabar ya, Bu. Sulungmu sedang bertumbuh;

Mencoba memaknai hidup, sebaik-baiknya.

Sekuat-kuatnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Top