Apa yang Ingin Kau Sampaikan kepada Ibu?

Sosok yang tentu tak pernah lekang dari sikap diagung-agungkan oleh setiap manusia membuat peran seorang Mama tidak mungkin bisa disebut mudah.

Aku seorang anak kedua dari tiga bersaudara. Keluarga kami sangat didominasi oleh keputusan Mama. Kebayang tidak sewaktu masih kecil aku sempat bingung, kenapa peran Bapak dan Mamaku berbeda dengan teman-temanku yang lain?

Pasalnya, Bapak adalah sosok yang memberikan peran penuh, tidak yakin dan ragu akan keputusan yang Mama utarakan. Mama sebaliknya, dia gagah berani, yakin, dan optimis bahwa hidup keluarga kami akan lebih baik dari saat itu.

Hidup kami mulai bergaya seperti orang kebanyakan. Aku bisa bersekolah ke jenjang perguruan tinggi. Kakakku bisa menikah dan mendapat keturunan. Saat ini, tinggal adik yang masih perlu banyak perhatian karena dirinya sebentar lagi akan lulus dari sekolah dasar.

Sayangnya semakin mapan hidup keluarga, Mama terkadang jadi lupa, bahwa tidak semua anaknya siap untuk tidak lagi diperhatikan. Apalagi, tidak diberikan ruang untuk mengatakan apa-apa yang tersimpan di hati sang anak.

Aku hanya ingin bilang ke Mama, Ma meski adik memang butuh lebih banyak perhatian daripada aku, meski aku sudah bisa dianggap dewasa, aku tetap membutuhkan perhatianmu. Aku tetap putri kecilmu yang masih perlu kalimat perhatian penuh kasihmu itu.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Top