Menurutmu, Apa Definisi Keluarga yang Ideal?

Keluarga sering kali diasosiasikan dengan sebuah kepulangan. Setelah pengembaraan atau persinggahan di ujung benua, kita akan mencari tempat untuk pulang yang lebih dari sekadar bangunan, atap, alas, dan lauk-pauk di atas meja. Sederhana saja, terkadang, kepulangan mengartikan wajah-wajah yang familier dan memori yang istimewa.

Dulu, saya pernah merantau ke Surabaya. Saat itu, saya jauh dari orang-orang terdekat. Kami hanya bisa melepas rindu lewat media sosial, sesekali telepon, dan tentunya doa. Saya pernah membaca cuitan atau puisi–saya lupa–bahwa sejauh apa pun jarak, rasa kangen akan sampai lewat doa. Saya berdoa supaya saya mendapat uang kaget sehingga bisa terbang pulang ke rumah.

Malam demi malam berlalu. Jangankan untuk memesan tiket, saya bahkan masih kelimpungan cari pinjaman untuk makan malam.

Saat sedang sepi-sepinya, saya sadar satu hal: keluarga tidak melulu soal darah dan keturunan. Nyatanya, di tempat yang begitu jauh dari rumah, saya menemukan rumah lainnya; jauh dari keluarga, saya berjalinan dengan keluarga yang lainnya. Doa saya seolah dijawab dengan cara yang lain.

Saya rasa terlalu utopis jika keluarga harus selalu kita agung-agungkan. Tidak semua anak dicintai oleh keluarganya. Saya juga tidak percaya dengan alasan, “Setiap keluarga memiliki caranya masing-masing untuk mendidik buah hati” demi melayangkan siksa batin dan trauma yang kronis kepada anak-anaknya.

Menurut saya, keluarga adalah mereka yang mau menerima kita apa adanya. Sejauh apa pun berkelana dan berengseknya kelakuan, semoga masih ada yang mau membukakan pintu untuk kita pulang.

2
Leave a Reply

avatar
2 Comment threads
0 Thread replies
1 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
Syaoqie Shidqu Hmalik fajar Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
malik fajar
Guest
malik fajar

keluarga sangat berati sekali di ke hidupan kita

Syaoqie Shidqu H
Guest
Syaoqie Shidqu H

Dulu saya selalu menganggap keluarga yang ideal adalah keluarga yang memiliki financial baik. Sebab Saya lahir dari keluarga yang berada pada oposisi keadaan yang saya katakan. Bertahun-tahun saya amati keluarga yang saya temui, dan semua pengamatan saya meng-amini pernyataan saya. Hingga ada satu peristiwa, dimana saya tinggal bersama keluarga yang secara finacial stabil. Dan ternyata, keluarga orang kaya, masalah hidupnya juga sama beratnya. Saya pikir mereka dikasi bahagia yang un-limited sama Tuhan. Ternyata sama saja seperti saya. Ibarat ujian sekolah, bobotnya sama hanya saja soalnya berbeda. Saya sedang disuruh belajar ikhlas, sabar, dan pemaaf, mereka yang dari keluarga berada pun… Read more »

Top