Asisten Rumah Tangga

dulu, ketika piring-piring beterbangan

dan pintu terbanting

kamu bawa aku ke taman

 

lapangan basket kosong

semilir seperti kopong

 

kita tak boleh berpihak

dalam peperangan itu

tabu bagimu dan

aku tak mengerti apa-apa

selain menangis saja

 

mengapa kamu mencuci

dan menata pecah beling

mereka berai juga nantinya

 

mungkin lebih dari

membersihkan

kamu membesarkan

lubuk kecil di bawah anak tangga roboh

dan dipaksa kokoh

 

pada kalender

mata itu; detail yang lewat

sepintas lalu

 

namun ingatanku

tak henti-henti mencari

kediamanmu saat ini

4.8 4 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Top