Orang Datang Silih Berganti, Ia Tiba Kemudian Pergi

Terkadang kita dikirimkan seseorang dengan kejutan dan hadiah yang mereka bawa masing-masing. Aku percaya Tuhan tidak akan pernah menghadirkan seseorang dalam hidup kita tanpa alasan di dalamnya. Kadang dari seseorang yang hadir dalam hidup, kita akan belajar tentang bahagia, tertawa, sedih, kecewa, sakit hati, menangis, bahkan belajar untuk merelakan. Tidak pernah ada jalan hidup yang mudah untuk orang yang Tuhan kasihi karena ia senang sekali untuk mendengarkan doa-doa para hamba-Nya di sepertiga malam yang meminta dan percaya penuh pada kuasa-Nya.

Salah satu bentuk kasih sayang Tuhan adalah ketika Dia menghadirkan seseorang dalam hidup kita, yang amat kita sayangi, seseorang itu pun demikian. Kita saling menguatkan, membahagiakan, membantu, menemani, dan mengasihi. Namun, tidak lama dari itu semua, tiba-tiba saja Tuhan membawa pergi orang itu. Seseorang yang semula kita anggap akan menetap, ternyata pergi begitu saja tanpa pernah kita siap. Aku pernah kesal dengan Tuhan sebab sudah menuliskan garis cerita demikian, aku sangat menyayanginya, tapi mengapa kisah kami harus selesai? Jawabannya sederhana sekali, karena Tuhan lebih menyayangi kami berdua.

Untuk saat ini mungkin kami akan saling menyakiti jika terus bersama-sama. Mungkin kami tidak akan pernah saling berbenah diri jika terus bersama dan saling menyalahkan. Mungkin kami tidak akan saling bertumbuh jika akar dan fondasi yang kami bangun masih salah dan tidak matang. Bukankah jika jodoh kami akan menemukan jalan untuk kembali di suatu hari baik nanti?

Barangkali ini adalah waktu untuk aku belajar lebih dewasa, bertumbuh dari luka dan rasa sakit masa lalu, berdamai dengan diri sendiri sebelum benar-benar hidup bersama orang lain, dan yang paling penting adalah mencintai diri secara utuh sebelum aku mencintai orang lain. Perihal mencintainya, sampai sekarang pun cinta untuk dia masih sama besarnya seperti dulu saat kami bersama. Yang berbeda adalah kini cara untuk mencintai ia adalah dengan mendoakan, meminta perlindungan pada Penciptanya. Dan itu adalah cara mencintai yang sunyi sekaligus mengagumkan.

4.8 6 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Top