folder Filed in Adalah, Puisi
Guratan Garis Tangan
Tapi apa kalian tahu bahwa garis tangan itu tidak permanen? Itu bisa berubah sesuai dengan kejadian, dan alur kehidupan.
Chika Bagaskara comment 0 Comments access_time 1 min read

Beberapa detik sebelum kita lahir,

Aku selalu percaya bahwa proses terakhir yang Tuhan lakukan sebelum mem- paketkan kita ke dunia adalah mencetak garis tangan.

Mungkin Tuhan meng-instruksikan para malaikat kepercayaannya untuk mencetak tangan-tangan mungil siap kirim ke dunia sebagai nomor identitas, jika saja Tuhan rindu, Tuhan bisa langsung menemukan mereka di belantara hutan dunia tanpa perlu repot menghubungi satu persatu malaikat yang ditugaskan dalam ranah daerahnya.

Setiap guratan garis manis di atas telapak menceritakan gambaran masa depan dan masa lalu yang diprediksikan akan terjadi kepada pemilik tangan.

Tidak ada yang memiliki garis tangan sama persis!

Tapi apa kalian tahu bahwa garis tangan itu tidak permanen? Itu bisa berubah sesuai dengan kejadian, dan alur kehidupan.

Maka kukatakan pada laki-laki itu,

“Ketika kamu berjabat tangan dengan seseorang, ketahuilah dan mengerti bahwa garis tanganmu dan garis tangannya tak dapat kau paksakan untuk sama. Ingat, itu bukan pilihannya untuk memposisikan setiap posisi garis-garis itu dengan seksama.

Itu pilihanmu untuk mau membaca hatinya, dan mengerti garis tangannya atau membaca garis tangannya, tanpa mengerti hatinya.”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cancel Post Comment