Puisi

HomePuisi

Sebuah Patah Hati yang Elok

Menggumam tak mau diamHatinya pernah kupinjamDi sela-sela hujanku yang buram Meneduh tak mau gaduhHatiku kupeluk penuhSebab ragaku sudah cukup mengeluh Hei, tak apaAku...

Memiliki atau Menjadi

Manusia tanpa ucap tak ada bedaSedang ucap membeda manusiaIa menghantarkan hormat dan seganHingga caci dan benci Ucap tiada akal pun tak ada bedaIa berisik tak berisiSeperti...

Rona dari Wajahmu

Dalam ramai seribu riuh luluh lantahBerderai semu membiru menahan asaMenyeruak di tengah keping dedaunan yang berjatuhanEntah apa yang dirasakannyaEntah harus senyum atau...

Kala

Apa yang hebat dari cinta yang tak terbalasApa yang membuatmu kuat setelah seluruh indahmu habis terkurasBahagia yang awalnya ingin kaujemput lekas-lekasNyatanya hanya menyisakan...

Berduka

Hari ini ibu ajak bicara sebentarDi tengah tawaku yang lari dari nyataIbu bilang ia lihat ada yang hilangIa tak lagi lihat genggam kokoh gadisnyaIbu hanya lihat sudah sirna...

Tamat

Pernah berkubang dalam sepakatDi sepertiga malam tak lekang bermunajatNamun akhir tak jua luangkan sempatSepakat berakhir tak terikatMerintih lara hati tersayatRealita berlawan...

Bukan Salah Luka

Aku tak pernah menolak jika diberi luka,kuanggap Tuhan memberi jalan agar aku tumbuh jadi lebih dewasa Begitu pun aku,masih suka salah tingkah jika luka sudah tiba,akan...

Jakarta Subuh Awal Syawal

Penat kepala tak tertidur hingga larut,didoping pekat kopi 'tuk menemani bungkusan rokokCurahan hati berbagai macam anak manusia,bersatu padu dalam keluh kesah hidupHidup dalam...

Top