Puisi

HomePuisi

Distraksi Lamunan

Saban larut kukumpulkan tiap-tiap takutAgar lebur bersama langit malam dan sisa-sisa benderangKubiarkan dinginnya menelanjangi jemalaAgar pula menyeruak semua tanya yang lahir di...

Andai Kau Tahu, Aku

Tentang aku yang merindumu sepanjang waktu Pada waktu aku berharapsuatu saat tabir cinta akan tersingkaptentang aku, yang mencintaimudalam kesunyian, dalam...

Diri Sendiri

Tertatih aku di persimpangan jalanTerselimuti dingin dan gelapnya malam,Sedikit cahaya lampu sebagai penerangMalam itu sunyi dan angin menjadi saksiAku yang menghadapi patah...

Sebuah Patah Hati yang Elok

Menggumam tak mau diamHatinya pernah kupinjamDi sela-sela hujanku yang buram Meneduh tak mau gaduhHatiku kupeluk penuhSebab ragaku sudah cukup mengeluh Hei, tak apaAku...

Memiliki atau Menjadi

Manusia tanpa ucap tak ada bedaSedang ucap membeda manusiaIa menghantarkan hormat dan seganHingga caci dan benci Ucap tiada akal pun tak ada bedaIa berisik tak berisiSeperti...

Top