Yang Lain

Air Mata Kota

Semakin banyak orang yang tinggal, semakin banyak kebutuhan yang berdesakan meminta dikenyangkan. Semakin banyak kekayaan yang harus dibagi-bagikan. Mulai dari makanan, listrik, jalan raya, bus-bus murah, hingga air yang bisa memuaskan dahaga.

Perkenalkan, ia Kota. Tidak pernah mengeluarkan air mata, Dengan sepasang bibir yang tersenyum senantiasa, Seperti selalu bahagia, tidak ada duka, tidak pula lara. ** Kota sudah biasa, dengan hiruk pikuk manusia dan mimpi mereka yang lalu lalang di atasnya. Saking banyaknya fasilitas dan tentu saja lowongan pekerjaan yang ditawarkan di sana, tak ayal menjadikan Kota […]

Makna yang Kesepian

Aku berkelana menyusuri tiap-tiap pemikiran yang sudah tenang, saat tanya sudah termaknai. Lalu aku kembali berkelana di pemikiran yang putus asa akan sebuah makna. Tujuanku selanjutnya ada pada tanya yang terlihat bahagia, tapi dapat kurasakan kekosongan yang dirasa.

Suatu ketika kuyakini aku baik-baik saja tapi nyatanya tak seperti itu adanya. Aku diburu waktu yang terus mengejarku. Aku dihantui cemas, yang sebenarnaya tak pantas. Aku dibuntuti ketakutan yang kupikir menakutkan. Aku dicerca tanya yang sedang mencari cari dimana letak makna, awalnya. Aku berkelana menyusuri tiap-tiap pemikiran yang sudah tenang, saat tanya sudah termaknai. Lalu […]

Cahaya

Apa jika melakukan kebaikan, harus kita perhitungkan? Meneriakkan kata-kata kemanusiaan, namun tindakan mencerminkan kebiadaban.

Di dalam satu entitas yang hampa, Kita kembali menjadi yang terasingi. Terkukung dalam berbagai rasa tak percaya, Merampok mimpi, memperkosa jiwa. Mendamba hal yang baik, Namun diputus semua yang terkait. Dikutuk karna berbeda dari biasa, Lalu tunduk kepada yang berkuasa. Apa jika melakukan kebaikan, Harus kita perhitungkan? Meneriakkan kata-kata kemanusiaan, Namun tindakan mencerminkan kebiadaban. Tanpa […]

Merengkuh Perih

“Tuhan hadir dalam reruntuhan hidup.” Kau baca puisi itu dengan takjub. Pagi itu, di kamar yang tertutup, Kau mengucap: “aku masih bertahan. Tenagaku masih cukup.”

I Dengan cucuknya, aku coba menanyai. Bagaimana goresan hidupmu yang sudah kau lewati. Awalnya diam. Tapi, akhirnya kau coba mengurai. Kisahmu, memang sungguh perih.   II Rupanya, kau telah banyak belajar. Kau melawan dan bertahan meskipun gentar. Dalam kerapuhan kau coba tegar. Karena kau tak mau mimpimu pudar.   III “Tuhan hadir dalam reruntuhan hidup.” […]

Teritori Rindu

Aku termakan bualan penulis puisi yang mengatakan bahwa waktu ialah penawar sejati yang sakti. Nyatanya aku belum sembuh sampai tubuhku membeku tertimbun salju lalu mati karena dikuliti rindu.

Aku menyesap teh hijau hangat di padang salju akhir abad, menggigilku tak terasa saat kugosok telapak tangan sambil merapalkan namanya. Aku terus memandangi hari tanpa sadar bahwa dia sudah terlalu lama pergi. Laksana mimpi, ia tak akan kembali. Sayangnya, aku lupa menuliskan namanya saat kularungkan perahu kertas di danau harapan. Rapalan doaku kurang kencang. Dia […]

Manusia Bermahkota Agama

Di televisi, para petinggi adu argumentasi perihal agama, mencla-mencle mengupas ayat a, b, c, d demi apologia, padahal kitab suci di rumah mereka sendiri dimakan ngengat berlapis debu jarang dibuka.

Di selasar kampus, gadis berliontin salib mengingatkan sahabatnya, si kerudung coklat agar lekas salat. Di mulut gang sempit, seorang atheis bermuka sekeras granit memungut kucing jalanan bau bacin hampir mati. Di pelosok dusun, ibu-ibu bertelekung berhenti ngaji mencacak selamatkan tetangga pemakan babi, yang rumahnya dilalap api. Di televisi, para petinggi adu argumentasi perihal agama, mencla-mencle […]

Kembalikan

Selepas berdoa ibu terisak mengingat sikap anaknya sementara ayah memilih menunggu dekat beranda menemui lampu kecil taman tempatnya memilah gelap dan cahaya

Selepas berdoa ibu terisak mengingat sikap anaknya sementara ayah memilih menunggu dekat beranda menemui lampu kecil taman tempatnya memilah gelap dan cahaya tidak jauh dari tempat tinggal mereka suara-suara dibungkam sehabis berteriak menghantam ketakutan dor! duh! dalam bentuk apa penjara paling menakutkan? ketika keterbatasan menyergap tubuh ayah dan ibu? dalam bentuk apa penjara terasa menggelikan? […]

Ada Sepi dan Ramai di Kepala

Ada lemari tua yang hampir tumbang karena kupukul secara berulang. Ada kasur, dan penghuninya yang berangsur hancur. Ada Sabtu dini hari, dan jiwa lelah yang hampir mati.

Sabtu dini hari, pukul satu pagi, Isi kepalaku gelap, Tak ada cahaya, apalagi sinar menyala. Yang terdengar hanya teriakan suara dari isi kepala, Dan bising. Kamarku terasa bising, namun sepi. Aku tidak bisa membedakan antara bising dan sepi, Antara ramai dan hening. Semua membaur, menyamar, dan bergerumul menimpa tubuhku yang tengah tersungkur di sudut kasur. […]

Titik Buta

Beberapa manusia membuka mata pada runyamnya dunia, lebih banyak lagi yang memilih buta. Menjalani kehidupan dan bersikap baik-baik saja seakan dunia sudah berjalan sebagaimana mestinya. Tapi kadang menjadi buta adalah pilihan. Pilihan untuk tidak membuka mata pada sekitar dan pilihan untuk tetap hidup tanpa bersentuhan.

Manusia kerap berteduh di bawah atap dosa-dosa yang mulai dilazimkan. Semua pelanggaran dan hal-hal yang tak wajar terlihat sangat jelas, namun pada titik tertentu manusia justru memilih menjadi buta.  Menutup mata atas bencana karena ulah tangan mereka atau menjadi tuli karena hak-hak minoritas yang masih diperdebatkan. Kampanye untuk menjaga semesta dan menciptakan masyarakat raharja tampaknya […]

Andien

Harapan adalah kemunafikan dunia. Topeng segala bentuk kelemahan. Buah dari kesedihan. Ia adalah musuh dari arogansi kehidupan, modus operandinya menghentikan segala tindakan yang mendukung dan menguatkan.

Harapan adalah kemunafikan dunia. Topeng segala bentuk kelemahan. Buah dari kesedihan. Ia adalah musuh dari arogansi kehidupan, modus operandinya menghentikan segala tindakan yang mendukung dan menguatkan. Namun harapan bukanlah hal yang bisa dihilangkan. Selalu menjadi momok bagi para pemuja ambisi. Dan ambisi adalah hasil dari keteledoran harapan yang terbengkalai. Kalimat-kalimat tersebut yang selalu terngiang dalam […]

Previous page Next page