Sekitar

Aku Hidup

Aku hampir mati oleh senjata. Beramunisi kata-kata. Diserbu seraya jutaan serangga. Terlahir dari buku-buku. Yang bercumbu bebas dalam pikiran.

Aku hampir mati oleh senjata Beramunisi kata-kata Diserbu seraya jutaan serangga Terlahir dari buku-buku Yang bercumbu bebas dalam pikiran Tapi aku memilih untuk hidup dan turun ke jalan untuk melawan Kawan-kawan ku kau Renggut dengan alasan keamanan. Lalu kau tikam, lebam Aku berterima kasih sebab engkau telah memberi pelajaran berarti kepada kami akan bentuk penindasan! […]

Kabar Ibuku

Bu, ibu. Kabarmu baik-baik saja bukan? Kuharap demikian. Begitupun negeriku.

Bu, ibu. Kabarmu baik-baik saja bukan? Kuharap demikian. Begitupun negeriku. Bu, Sudahkah minum obat ? Supaya kau lekas sehat. Jangan dulu sekarat. Seperti negeriku. Bu, ibu. Aku tidak bisa pulang ke rumah. Aku belum lelah. Masih harus melawan penjajah. Bu, Berkatilah aku hari ini. Melindungimu agar tak dilucuti. Wahai pertiwi.   Photo credit: Bhagavad Sambadha

Andien

Harapan adalah kemunafikan dunia. Topeng segala bentuk kelemahan. Buah dari kesedihan. Ia adalah musuh dari arogansi kehidupan, modus operandinya menghentikan segala tindakan yang mendukung dan menguatkan.

Harapan adalah kemunafikan dunia. Topeng segala bentuk kelemahan. Buah dari kesedihan. Ia adalah musuh dari arogansi kehidupan, modus operandinya menghentikan segala tindakan yang mendukung dan menguatkan. Namun harapan bukanlah hal yang bisa dihilangkan. Selalu menjadi momok bagi para pemuja ambisi. Dan ambisi adalah hasil dari keteledoran harapan yang terbengkalai. Kalimat-kalimat tersebut yang selalu terngiang dalam […]

Bungkamnya Dunia

Manusia semakin tak terjamah. Sibuk memperkaya diri, menumpuk harta, berlomba memenangkan tahta. Sampai lupa, saudaranya sendiri tengah melawan dunia di sebrang sana.

Tangis itu nyata, tercekat tak menggema. Tangan kurus penuh luka itu, menjamah cahaya dunia, memohon ditoleh barang sebentar saja. Desau erangan lapar, jeritan ketakutan, mengundang ngilu di pendengaran. Ribuan pasang netranya yang sayu menerobos gemerlap dunia, sedang meminta derma. Penuh Sesal, dunia tak memberi apa yang mereka minta. Mendadak senyap. Ia enggan berkomentar walau seucap […]

Di Bawah Ayun Lengan Rezim Waktu

Kita masih bisa bahagia; menyadari kita hanya perlu mengizinkan masa berlalu lebih lama

Kita dilahirkan dengan musim kita masing-masing; lengkap dengan seperangkat rasa khawatir yang perlu karena terkadang pagi dan sore kita bertemu di bawah ayun lengan rezim waktu Kita masih bisa bahagia; menyadari kita hanya perlu mengizinkan masa berlalu lebih lama karena pertikaian selama ini adalah perihal bertukar lepas: malamku hampir tuntas, sementara siangmu sebentar lagi tandas […]

Utopia

Kotaku adalah utopia, daerah paling digemari di seluruh dunia. Kalau suatu kali kamu singgah, percayalah padaku, kamu tidak akan menemukan masalah.

Februari 2020 Kotaku adalah utopia, daerah paling digemari di seluruh dunia. Kalau suatu kali kamu singgah, percayalah padaku, kamu tidak akan menemukan masalah. Di kotaku tak ada polusi udara, tak ada antrian panjang kendaraan, tak ada sampah berserakan, bahkan tak ada kerumunan massa yang membuat kebisingan. Bahkan kalau kamu mau kutemani pergi ke gorong-gorong kota, […]

Tak Perlu Sama

Seperti kata kak Novie Ocktaviane di buku Bertumbuh, “Kilometer nol setiap orang itu berbeda. Kita tak perlu memaksakan sama.”

Seperti kata kak Novie Ocktaviane di buku Bertumbuh, “Kilometer nol setiap orang itu berbeda. Kita tak perlu memaksakan sama.” Saya kilometer nol nya di Bandung, kamu mungkin di Jakarta, Depok, Bekasi, dan kota lainnya sesuai tempatmu berada. Kalau tujuan kita ke Ciamis, maka yang sampai duluan kemungkinan saya, lalu kamu menyusul. Belum lagi ditambah kemungkinan terjadi hal lain […]

Burung-Burung Kertas

Hari-hari kita telah usang, sebelum sempat mengucap sayang. Tapi, bisakah aku membuka jeruji? Agar kita bisa terbang tinggi lagi?

Kawan, Ada burung-burung terbang dengan kertas. Membawa pensil, dan kenangan yang membekas. Mengitari angkasa dengan kasih. Bersama hatiku yang sebentar lagi akan rapuh. Hari-hari kita telah usang. Sebelum sempat mengucap sayang. Tapi, bisakah aku membuka jeruji? Agar kita bisa terbang tinggi lagi? Kawan, Diriku kehilangan harap tentang kita. Kita yang pernah terbang tinggi bersama. Mengudara […]

Pilihan

Jika di dalam dirimu ada dua singa. Singa hitam dan singa putih, singa yang mana yang paling cepat tumbuh dan besar?

Pernah sekali ibuku bertanya, “Jika di dalam dirimu ada dua singa. Singa hitam dan singa putih, singa yang mana yang paling cepat tumbuh dan besar?” Aku diam sejenak, mencoba memahami kemana arah pembicaraan ini. Aku menggeleng. “Tidak tahu.” Ibuku tersenyum. “Singa yang paling sering kau beri asupan, ia akan bertumbuh dengan cepat.” Aku masih mencoba […]

Pohon Uang

Bersama iringan kepulanganku, aku berharap dalam hati semoga saat aku dewasa nanti dan mempunyai cukup uang untuk membeli sepatu mengkilap itu, aku bisa pergi menaiki pohon uang yang tinggi itu.

Ini hanyalah sepotong kisah tentang kegelisahan masa kecilku. Tentang kemana tanah lapang dan pepohonan pergi. Tentang tempat bermainku yang sudah tergantikan pohon uang, dan tentang layangan yang tak bisa ku terbangkan lagi. Tentang Ayah yang sangat aku kagumi dan Ibu seorang yang paling mengerti. Aku adalah Rama, anak yang dilahirkan normal oleh Ibuku. Aku adalah […]

Previous page Next page