Hidup
Banyak hal yang terjadi dalam setiap kehidupan. Kami memfokuskan lebih kecil menjadi Senadi yang berhubungan dengan isu-isu kekeluargaan, Sepasang yang membicarakan relasi antarkekasih, dan Sekitar yang berisi tentang social relationship seperti persahabatan atau ikatan-ikatan lainnya.

Rembulan yang Langka

Sebenarnya ketulusan itu sangat penting pada setiap sisi. Setelah mengenalnya aku tidak takut jika penghianatan dan cacian menghampiri, pada dasarnya ketulusan tidak akan pernah berwatak seperti itu.

Setengah windu menjalin kasih kepada pria tidak acuh menjelaskan betapa banyak sayang yang sudah aku guyurkan kepadanya. Engkau jangan meragukan kekasihku, seseorang menghabiskan kendi yang berisi cinta untuk memandikan seseorang bukan tanpa alasan tentunya. Untuk itu, aku berani menghabiskan isi kendi itu karena aku tahu kasih dan sayangnya tak sebanding dengan isi kendi yang aku […]

Ada Sepi dan Ramai di Kepala

Ada lemari tua yang hampir tumbang karena kupukul secara berulang. Ada kasur, dan penghuninya yang berangsur hancur. Ada Sabtu dini hari, dan jiwa lelah yang hampir mati.

Sabtu dini hari, pukul satu pagi, Isi kepalaku gelap, Tak ada cahaya, apalagi sinar menyala. Yang terdengar hanya teriakan suara dari isi kepala, Dan bising. Kamarku terasa bising, namun sepi. Aku tidak bisa membedakan antara bising dan sepi, Antara ramai dan hening. Semua membaur, menyamar, dan bergerumul menimpa tubuhku yang tengah tersungkur di sudut kasur. […]

Titik Buta

Beberapa manusia membuka mata pada runyamnya dunia, lebih banyak lagi yang memilih buta. Menjalani kehidupan dan bersikap baik-baik saja seakan dunia sudah berjalan sebagaimana mestinya. Tapi kadang menjadi buta adalah pilihan. Pilihan untuk tidak membuka mata pada sekitar dan pilihan untuk tetap hidup tanpa bersentuhan.

Manusia kerap berteduh di bawah atap dosa-dosa yang mulai dilazimkan. Semua pelanggaran dan hal-hal yang tak wajar terlihat sangat jelas, namun pada titik tertentu manusia justru memilih menjadi buta.  Menutup mata atas bencana karena ulah tangan mereka atau menjadi tuli karena hak-hak minoritas yang masih diperdebatkan. Kampanye untuk menjaga semesta dan menciptakan masyarakat raharja tampaknya […]

Doa

“Bu, hari ini aku ke DPR atas nama keadilan. Kalau seandainya aku harus seperti Ayah, mohon ikhlaskan aku. Kupastikan Ibu akan tinggal di negara yang menjamin hak rakyatnya. Maafin aku. Aku sayang Ibu. Terima kasih buat semua yang indah di hidup aku.”

Barangkali keadilan bukan sesuatu yang diberikan cuma-cuma. Hak asasi adalah omong kosong yang walau sering kali disuarakan, pada akhirnya tetap menjadi angan belaka. Sialnya, meski keadilan digadang-gadang sebagai sesuatu yang harus dinikmati seluruh manusia, kekuasaan lebih menggoda untuk dimiliki dan menjadi jurang pemisah jalan menuju keadilan. Seperti rindu yang harus tandas pada kuasa jarak, atau […]

Aku Hidup

Aku hampir mati oleh senjata. Beramunisi kata-kata. Diserbu seraya jutaan serangga. Terlahir dari buku-buku. Yang bercumbu bebas dalam pikiran.

Aku hampir mati oleh senjata Beramunisi kata-kata Diserbu seraya jutaan serangga Terlahir dari buku-buku Yang bercumbu bebas dalam pikiran Tapi aku memilih untuk hidup dan turun ke jalan untuk melawan Kawan-kawan ku kau Renggut dengan alasan keamanan. Lalu kau tikam, lebam Aku berterima kasih sebab engkau telah memberi pelajaran berarti kepada kami akan bentuk penindasan! […]

Kabar Ibuku

Bu, ibu. Kabarmu baik-baik saja bukan? Kuharap demikian. Begitupun negeriku.

Bu, ibu. Kabarmu baik-baik saja bukan? Kuharap demikian. Begitupun negeriku. Bu, Sudahkah minum obat ? Supaya kau lekas sehat. Jangan dulu sekarat. Seperti negeriku. Bu, ibu. Aku tidak bisa pulang ke rumah. Aku belum lelah. Masih harus melawan penjajah. Bu, Berkatilah aku hari ini. Melindungimu agar tak dilucuti. Wahai pertiwi.   Photo credit: Bhagavad Sambadha

Vakansi Tidak Menyenangkan dan Betapa Tak Enaknya Menjadi Biasa-Biasa Saja

Kamu memang terbiasa sendirian sejak memasuki belasan akhir. Namun semakin berkepala dua, memang benar bukan masalah kamu mau ke mana, namun siapa yang kau bisa ajak berbagi bahagia dalam perjalanan. Kamu, kesepian dalam keberanianmu.

Menjadi berbeda tak pernah menyenangkan, kamu harus meyakinkan dirimu lebih pada apa yang kauyakini. Bekerja keras dua kali, untuk menerima dan berdamai dengan diri sendiri. Di saat yang lain memulai dari nol, kamu harus memulai dari minus. Kamu akan menemukan mereka yang bersuara bersama kemudian satu persatu perlahan tak berdiri bersama, lagi-lagi hanya tinggal kau. […]

Bunga Mawar

Dari darah itulah yang menjadikan bunga mawar putih lalu berubah menjadi merah. Kadang, kita memang terlambat menyadari seseorang begitu mencintai kita ketika orang itu sudah pergi.

Pada suatu malam, ada seekor burung yang sedang terbang di atas sebuah kebun bunga. kemudian dia melihat satu tangkai bunga mawar putih yang begitu indah. Hingga akhirnya dia pun jatuh cinta dengan bunga mawar putih itu. Burung tersebut berusaha keras untuk mengungkapkan perasaan cintanya. Namun sayang, sang mawar putih menanggapi usaha burung itu dengan ucapan […]

Pencarian dan Penantian

Setiap pencarian pasti punya titik penemuan masing-masing. Setiap penantian pasti punya titik kedatangan masing-masing.

Derai hujan membasahi tanah dan ilalang Berjalan tuan mengembara mencari jalan pulang Telah dilaluinya segala yang merintang Telah disentuh dan menyentuhnya oleh segala yang pernah datang Berbaur apapun dihatinya telah tertuang Peluh ditubuhnya tak menghadang Setiap langkahnya selalu terkenang Derai cemara di musim hujan Di beranda rumah yang berisik oleh gemercik suara hujan Sayup-sayup angin […]

Sebuah Lorong

Lalu engkau datang menggenggam tanganku. Mengajakku menelusuri lorong itu bersama-sama. Senyummu cerah, ronamu menghilangkan lelah, takutku takluk pada hadirmu.

Aku berdiri di depan sebuah lorong Panjang, gelap dan seakan tak berujung Bulu kudukku bergidik ngeri Tentang lorong itu dan apa yang ada di ujung sana Lalu engkau datang menggenggam tanganku Mengajakku menelusuri lorong itu bersama-sama Senyummu cerah, ronamu menghilangkan lelah Takutku takluk pada hadirmu Lorong yang aku kira gelap, ternyata tidak segelap itu Di […]

Previous page Next page