Untuk setiap hal baik yang telah dan akan terjadi di hidup, kita terus berharap.
Meninggal di rutan kelas I Medaeng Sidoarjo, bersama keinginan, harapan, dan cita-cita yang kandas terburu-buru.
Oleh
Yudhistira
Menemani ibu misa di gereja kemudian pulangnya salat isya bareng bapak adalah hal biasa.
Oleh
Yudhistira
Bantuan lambat. Mitigasi setengah hati. Prioritas salah arah. Warga menunggu di tengah ketakutan dan reruntuhan.
Oleh
Rizka Oktivani
Kita buat formula-formula taktis untuk bisa instan. Hasilnya adalah katalog hasil kerja tanpa makna.
Oleh
Yudhistira
Meninggal di rutan kelas I Medaeng Sidoarjo, bersama keinginan, harapan, dan cita-cita yang kandas terburu-buru.
Oleh
Yudhistira
Menemani ibu misa di gereja kemudian pulangnya salat isya bareng bapak adalah hal biasa.
Oleh
Yudhistira
Bantuan lambat. Mitigasi setengah hati. Prioritas salah arah. Warga menunggu di tengah ketakutan dan reruntuhan.
Oleh
Rizka Oktivani
Kita buat formula-formula taktis untuk bisa instan. Hasilnya adalah katalog hasil kerja tanpa makna.
Oleh
Yudhistira
Takut pada selip lidah di timeline X (Twitter), pada screenshot yang salah, pada obrolan yang salah
Oleh
Rizka Oktivani
Saya memilih jujur, tapi dianggap belum dewasa, tak peka, dan egois.
Di mana negara ketika orang tua kehabisan napas? Di mana negara ketika masyarakat kehilangan ruang aman
Oleh
Adam A. Abednego
Yang perlu dilakukan bukan memaksa perempuan menyesuaikan diri dengan sistem dan tolok ukur keberhasilan yang maskulin.
Oleh
Levina Purnamadewi
Di mana negara ketika orang tua kehabisan napas? Di mana negara ketika masyarakat kehilangan ruang aman
Oleh
Adam A. Abednego
Yang perlu dilakukan bukan memaksa perempuan menyesuaikan diri dengan sistem dan tolok ukur keberhasilan yang maskulin.
Oleh
Levina Purnamadewi
Takut pada selip lidah di timeline X (Twitter), pada screenshot yang salah, pada obrolan yang salah
Oleh
Rizka Oktivani