Meninggal di rutan kelas I Medaeng Sidoarjo, bersama keinginan, harapan, dan cita-cita yang kandas terburu-buru.
Menemani ibu misa di gereja kemudian pulangnya salat isya bareng bapak adalah hal biasa.
Oleh
Yudhistira
Bantuan lambat. Mitigasi setengah hati. Prioritas salah arah. Warga menunggu di tengah ketakutan dan reruntuhan.
Oleh
Rizka Oktivani
Kita buat formula-formula taktis untuk bisa instan. Hasilnya adalah katalog hasil kerja tanpa makna.
Oleh
Yudhistira
Takut pada selip lidah di timeline X (Twitter), pada screenshot yang salah, pada obrolan yang salah
Oleh
Rizka Oktivani
Meninggal di rutan kelas I Medaeng Sidoarjo, bersama keinginan, harapan, dan cita-cita yang kandas terburu-buru.
Oleh
Yudhistira
Menemani ibu misa di gereja kemudian pulangnya salat isya bareng bapak adalah hal biasa.
Oleh
Yudhistira
Bantuan lambat. Mitigasi setengah hati. Prioritas salah arah. Warga menunggu di tengah ketakutan dan reruntuhan.
Oleh
Rizka Oktivani
Kita buat formula-formula taktis untuk bisa instan. Hasilnya adalah katalog hasil kerja tanpa makna.
Oleh
Yudhistira
Takut pada selip lidah di timeline X (Twitter), pada screenshot yang salah, pada obrolan yang salah
Oleh
Rizka Oktivani
Saya memilih jujur, tapi dianggap belum dewasa, tak peka, dan egois.
Selalu ada versi diri kita yang tak menyenangkan dan barangkali itu hal yang harus kita terima.
Oleh
Adam A. Abednego
Nikmatilah semangkuk mi ayam, es krim, teh hangat, kopi; kebahagiaan kecil lainnya.
Oleh
Iin Isnaini
Sejarah demonstrasi di Indonesia tak bisa dilepaskan dari jalanan. Jalan adalah tempat cinta rakyat diuji: cinta
Oleh
Adam A. Abednego
Rasa tenang yang nyata; untuk bisa sampai ke sana kadang kita perlu membuka dua pintu sekaligus.
Oleh
Yudhistira
Trigger Warning: Mengandung bahasan mengenai pelecehan seksual dan pelanggaran consent.
Oleh
Iin Isnaini
Selalu ada versi diri kita yang tak menyenangkan dan barangkali itu hal yang harus kita terima.
Oleh
Adam A. Abednego
Nikmatilah semangkuk mi ayam, es krim, teh hangat, kopi; kebahagiaan kecil lainnya.
Oleh
Iin Isnaini
Sejarah demonstrasi di Indonesia tak bisa dilepaskan dari jalanan. Jalan adalah tempat cinta rakyat diuji: cinta
Oleh
Adam A. Abednego
Rasa tenang yang nyata; untuk bisa sampai ke sana kadang kita perlu membuka dua pintu sekaligus.
Oleh
Yudhistira
Trigger Warning: Mengandung bahasan mengenai pelecehan seksual dan pelanggaran consent.
Oleh
Iin Isnaini