Adalah

Orang Baik

Hal-hal di balik citra selalu gagal ditangkap mata.

Bukan, cerita ini bukan tentangku. Untuk apa aku bercerita tentang hidupku? Hidupku bermasalah, dan kupikir semua orang juga punya masalah, bukan? Jadi tidak ada gunanya aku menceritakan tentang diriku. Ini tentang seseorang yang tidak kukenal. Sebut saja Orang Baik. Orang Baik merupakan seorang aktor yang cukup terkenal di kotaku. Mungkin karena seperti namanya, ia juga […]

Hujan di Siang Bolong

Kita tidak pernah tau apa-apa tentang kepala sendiri, apalagi pandangan orang lain? Bisa jadi koin yang kaubuang-buang itu adalah perkara hidup dan mati orang lain.

Apa yang kamu lihat pada jam 12 di siang bolong? Saat matahari sering kita anggap sedang marah, atau neraka sedang bocor, mungkin? Pergi ke luar rumah menjadi suatu pertimbangan yang membuat kepala kita lebih nyut-nyutan daripada sakit gigi. Pakai baju kaos agar nyaman, tapi ke kantor. Pakai kemeja, panas. Pakai baju lengan panjang, gerah. Pakai […]

Sama

Kehadiranmu membuat aku terus mengada.

Kata Ayah, hadapi hidup dengan perjuangan. Kerja keras yang dibantu doa, usaha yang selaras dengan tekad, dan bangkit dalam setiap jatuh yang menghadang. Kata Ibu, hadapi hidup dengan kasih sayang. Bertutur yang halus dan berdamai dengan keadaan. Lestarikan kebaikan dan jaga pertemanan. Harus percaya. Berbuat baik itu menguatkan. Keduanya mengajarkan pedoman hidup. Tentang memilah baik […]

28 November

Kau dan aku, kita tidak dimaksudkan untuk membunuh waktu, tetapi pada akhirnya semua itu telah diberikan, mati sia-sia dan menghabiskan waktu, tidak ada yang lain. Mungkin kita berhasil menguburkan roh kita jauh lebih dalam, mungkin kita menggali secara keseluruhan untuk mayat masa lalu kita. Sekarang kita hanya perlu mendorong mereka jauh ke dalam, sendirian. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, aku tidak khawatir dengan masa depan, satu-satunya yang aku tau adalah aku akan terus menjadi diriku sendiri, dan membumi.

November mendekati akhir Tetapi kehidupan baru di mulai hari ini Aku masih mendekap kehangatan musim panas Hujan tak kunjung datang   Aku tidak ingat apa yang ada di dalam kepala ini dan aku ingin tahu apakah November juga telah melupakannya. Hujan masih tidak konsisten Musim panas tetap memaksa datang ditengah kesibukan kota yang tak berujung […]

Kursi Tua

Penyesalan serupa penghukuman terhadap diri sendiri.

Sebuah kursi tua terhampar tak berdaya di sudut sebuah rumah yang juga sudah tua. Aku mematung di depannya. Mengulang kembali cerita Mama seminggu yang lalu, tentang kursi tua ini, sejenis kursi goyang peninggalan nenek buyut, dua puluh satu tahun silam. Sama dengan umurku sekarang. Angin dingin tiba-tiba hadir menyapa bulu romaku yang sedari tadi sudah […]

(Bukan) Sirkuit

Sejak kapan hidup menjadi sebuah perlombaan?

Kita begitu terburu-buru di jalanan Saling sikut tak mau ketinggalan Ingin duluan, ingin paling depan   Seolah kematian menginjak pedal gas dan berkendara di balik kemudi Padahal ia membonceng, menjadi penumpang yang hanya berjarak beberapa ruas jari   Seolah nikmat Tuhan adalah alamat yang perlu dicari Padahal telah merupa dalam kendaraan kita sendiri  

Ironi Manusia

Tuhan sungguh baik... terlalu baik...

Tuhan sungguh baik… terlalu baik… Ia rela merancangkan jalan cerita yang sempurna dan berbeda-beda bagi tiap insan di dunia, malahan tak sungkan untuk menyisipkan mukjizat menakjubkan sebagai pelengkap di dalamnya… Ia juga tak lupa mengajarkan tentang indahnya petualangan di alam raya lewat anugerah luar biasa yang jauh lebih besar dari segelintir ujian kehidupan yang sifatnya […]

Tanda Kasih Untukmu

Mari berjalan bersama, melalui tapak yang tak sederhana

Tidak perlu takut, mereka bilang esok masih ada Masih akan ada segelintir luka Masih akan ada awan kelam Juga masih ada topan sesekali menghampiri Tapi, tak apa Mari berjalan bersama, melalui tapak yang tak sederhana Hidupmu bukan hanya bebanmu, bebanku juga Kita sama, manusia yang butuh ditopang Lalu mengapa tak bersama menghadirkan makna?

Saling

Kami diam, sebab di setiap kepala, makna memilih kamusnya masing-masing

Aku berjalan mencari sebuah ujung, berharap akan dipeluk kebahagiaan. Selalu aku bayangkan demikian: kau berwajah sayu, lugu tanpa gincu, menyimpan petang yang bisu. Bibirmu senantiasa menyunggi senyum karena mendengar ceritaku yang tiada habisnya.   Aku akan berkisah tentang manusia yang berenang di samudra. Pekerjaan telah menjelma air. Dan mereka mencarimu: istirahat di antara pasir putih, […]

titik temu

akankah kita bertemu: di sebuah titik persimpangan jati diri atau di sebuah sudut yang mati tak berdegup

akankah kita bertemu: di sebuah titik persimpangan jati diri atau di sebuah sudut yang mati tak berdegup rasa apa yang ditinggalkan: sebuah rasa manis yang dinantikan/ sebuah rasa pahit kenyataan bekas apa yang kautinggalkan: apakah goresan penuh doa ataukah kilatan merah darah akankah kau berlari menghampiriku; /haruskah aku mengejarmu padahal aku sedang tersandung dan terluka […]

Previous page Next page