Untukmu, Manusia Buku Harian

Apakah judulnya aneh? Manusia buku harian, manusia buku, manusia harian, manusia dan buku harian, manusia dan buku. Kamu memanglah seperti itu. Kita tahu sampul luar memang penting, tetapi bukan segalanya.

Kita hargai desainer buku yang sudah berusaha sedemikian rupa agar kerja kerasnya bisa menarik pandangan pertama. Selain itu, Tuhan pun sudah menciptakan bentuk dengan sebaik-baiknya. Namun, kita tahu, lembar-lembar di dalamnya yang membuat kita betah berlama-lama. Apalagi, masing-masing kita ada di setiap lekuk perjalanan huruf yang tercetak di sana.

Kamu adalah buku harian berwujud manusia. Sebenci-bencinya akan pengkhianatan dan enggan interaksi lagi dengan manusia, kita tetaplah butuh satu sama lain dari jenis sendiri. Kamu adalah manusia langka dan hanya ada satu di dunia, tidak ada yang akan persis seratus persen seperti dirimu.

Aku tidak mengerti, mengapa di antara miliaran manusia, ternyata kamu yang dihadiahkan-Nya hadir di kehidupanku. Aku tidak mengerti, mengapa harus aku dan kamu yang saling mengerti?

Tentunya ada satu tempat di kepalaku, mungkin berupa kotak dan benang-benang yang punya satu titik hubung untuk terus menghubungimu. Aku sudah menandaimu, sebagai manusia pertama yang jadi sasaran tumpahan tinta emosi. Warna-warni, monokrom, garis lurus, sampai putus-putus, kamu tahu semuanya.

Aku tahu kalau kamu tahu, bahwa aku tidak butuh banyak interupsi, aku hanya butuh kamu ada. Sampai kita sentuh kata “tamat” sama-sama, semoga kita terus bersama dan saling percaya. Mungkin aku sering terlampau gengsi untuk bilang ini, tetapi terima kasih banyak. Sahabatku, kamu begitu hebat sudah sampai sini, setelah aku pernah berharap untuk tidak hadir di dunia lagi sama sekali.

2
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
1 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
Cantika Hana HanifahChaitra Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Chaitra
Guest
Chaitra

Kata-katanya cantik sekali, bagus.

Cantika Hana Hanifah
Guest

terima kasih, Cantik

Top