Yang aku tahu, semuanya melaju ke depan tanpa pernah mundur. Melaju sangat cepat, terkadang bahkan terlalu cepat sampai terengah aku mengejarnya. Mereka bilang tak apa berhenti barang sejenak, katanya tak apa kalau aku lelah, istirahat saja. Tapi setiap aku melambat, mereka tetap pada kecepatannya yang kadang membuatku kebingungan harus diam atau kembali menyamakan langkah. Lalu saat aku memilih untuk sejenak beristirahat, semuanya tetap bergerak tanpa melihat ke belakang. Mereka tetap berlari bahkan saat aku berteriak untuk sekedar menyuruh mereka berhenti menungguku mereka hanya menoleh lalu kembali berjalan. Bajingan. Semua sumpah serapah sudah tertahan di ujung kedua bibirku yang hanya bisa terbisu membiru. Sekuat tenaga aku menahan jarum jam agar tidak bergerak untuk mengganti detik. Tolonglah, katanya aku boleh beristirahat? Lalu mereka seakan-akan tertawa seolah berhasil mempermainkanku.

Mulai saat itu aku mengerti, mereka memang tak akan pernah berhenti. Tak peduli seberapa kuat aku berteriak mereka tak akan mendengar. Tak peduli seberapa keras aku menangis mereka akan tetap maju. Dan tak peduli seberapa dalam aku terpuruk, mereka tak akan lantas berhenti dan ikut berkabung lalu memanjakanku dengan nyanyian nina bobo yang menenangkan. Tidak, mereka tidak berbohong tentang waktu maupun tentang rehat. Mereka memang memperbolehkanku untuk beristirahat. Tapi mereka juga tidak bilang bahwa waktu akan ikut duduk menemaniku. Tidak peduli berapa lama waktu yang aku habiskan untuk terdiam mereka tetap tak akan bisa berhenti untukku. Bukan. Bukan tugas mereka untuk berhenti dan menungguku sampai bisa kembali berjalan tegak. Ini semua tentang perkaraku. Tentang kembali mengambil langkah sekecil apapun itu untuk bisa berjalan sedikit demi sedikit untuk kembali menyamakan langkah. Terkadang yang perlu kita lakukan hanyalah bergerak maju, lalu maju, dan maju. Tak peduli dengan terseok, menyeret, atau mengisut sekalipun. Sampai akhirnya kita menemukan mereka menoleh sambil tersenyum beriringan dengan langkah yang seirama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cancel Post Comment