Konsep Seseorang

Saya pernah jatuh pada konsep tentang seseorang. Sesuatu yang rasanya sederhana untuk dihindari, tapi nyatanya ratusan manusia lain juga masih alami. Kompromi berlebihan terhadap suatu hal yang sesungguhnya tidak saya sukai, entah demi sebuah validasi, atau seutas rasa dicintai.

Saya pernah jatuh pada konsep tentang seseorang. Berbagi selera musik dan komedi, berbicara banyak sampai larut pagi. Menganggap semua pesan yang kadang tak terbalas merupakan caranya mendekatkan diri, dan memastikan agar saya tidak pergi. Sampai akhirnya saya sadar kalau itu semua muncul karena pemaksaan frekuensi.

Saya pernah jatuh pada konsep tentang seseorang. Sesuatu yang membuat saya menurunkan harapan terhadap perasaan. Sesuatu yang membentuk gagasan menetap di pikiran, bahwa konsep tuan dan puan mungkin tidak seindah apa yang ada di bayangan. Bahwa semua yang diatasnamakan hubungan akan runtuh secara perlahan. Entah karena keegoisan masing-masing, atau kedatangan orang lain.

Saya sering jatuh pada konsep tentang seseorang. Hingga akhirnya datang sepasang tangan yang menawarkan kenyamanan. Tangan yang selalu terulurkan walau seratus tujuh belas kali mengalami penolakan. Genggaman yang akhirnya membuat saya cukup beruntung untuk berkata, “Ternyata tidak juga.”

2
Leave a Reply

avatar
2 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
Faresha Nadia AmandaSarah rachel aulia Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Sarah rachel aulia
Guest
Sarah rachel aulia

Dapet,,, Ngefeel bnget.. aku sukaa bngetttttttt! heheheh

Faresha Nadia Amanda
Guest

Tulisan yang bikin aku jadi merefleksi apa aja yang sudah kualami belakangan ini. Terima kasih, tulisannya bagus sekali!

Top