Menangislah, Jika Kamu Mau

Menangislah jika memang itu menenangkan. Jika perlu sedikit menjerit, lakukanlah. Atau putarlah lagu kesukaanmu, kalau memang itu nyaman untukmu. Kamu boleh menutup pintu, jendela, tirai serta mematikan ponselmu. Apa pun, jika kamu mau.

Menangislah, bukan karena kamu lemah. Kamu hanya terlalu kuat menampung semua beban sendiri, hingga lupa rasanya menjadi manusia. Bagilah sedihmu, setidaknya terhadap sudut kamar, bantal apak, ataupun doa-doamu. Sekali-sekali biarkan semuanya membuncah dan meledak. Tak apa merasa sedikit kewalahan, karena itu wajar. Terkadang semuanya begitu penuh dan sesak hingga lupa caranya sedikit mengalah.

Jika kamu mau, kamu bisa menghabiskan ribuan detik untuk merenung, marah, bahkan sekadar menikmati keheningan. Lakukan apa pun yang kamu butuh. Karena terkadang, pejuang hebat sekalipun tetap butuh rehat setelah perang. Maka menangislah, jika kamu mau.

3.5 4 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Top