Melawan Malam

Entah sampai kapan ia akan berperang dengan malam yang bahkan tak lakukan kesalahan. Entah sampai kapan ia terus abaikan bahwa kecewa yang tak pernah ia selesaikan dengan berani, pasti menantinya di depan.

Pagi selalu menakutkan baginya. Seperti akan dihukum mati. Pikirnya dengan menunda lelap ia dapat menipu waktu. Gelisah. Hatinya begitu resah.   Setiap malam ia meringkuk sembari memaksa mata yang sudah berat untuk membelalak lalu membiarkan isi kepala terbang melayang-layang hingga berakhir jatuh tenggelam dalam pikiran ketakutan.   “Aku benci pagi. Tidak bisakah malam mengambil peran […]

Septiani Samba One Comment 1 min read Continue reading

Previous page Next page