Posted by Safni Adiriani

Warna yang Pantas

Merah membaramenelan amarah–hak segala bangsa adalah makna yang sia-siakendali di tangan penguasa; aku ini siapa Putih tak cukup bersih–menyelimuti keadilan tak...

Minggu Kala Sepi

Mata angin menuju, kaki-kaki berlari,ada rindu-rindu;tak diterima, dibiarkan mati Jangan kausalahkan arti, sebab kaki-kaki penuh pendiriadalah yang senang sendiriKau yang...

Ruang Kabar

Saat ruang di tinggal oleh kekosongan keramaian tak mampu memeluk jiwa sepiku di siang hari, hanya sendiri memikirkan perihal yang tak...

Dekat Semalam

Suatu saat nanti—jika kau merasa lelah dan khawatir yang tak bisa kau kendalikan sendiri—kemarilah, kembali genggam tanganku dan ceritakan segala pemikiran yang membuatmu...

Kita Tak Kenal Lelah

Cinta tak kenal lelah Ia tetap berdiri, meski kau mendorongnya hingga terjatuh dan menyuruhnya pergi Ia tetap hadir, walau kau sering mencoba melarikan diri dari hari-hari...

Perakit Hati

Lamunan memenuhi diri yang rancu dan senang berlari Harian aku mencintai sepi tanpa kau genapi   Pandangan butuh pengertian yang mencintaiku sukar...

Kembali Biasa

Jika pagiku telah usai, biarkan aku menggenggam harapan dan menemukanmu Suatu hari nanti, aku akan kembali menanam rasa dan cinta ini sudah biasa   Kau tinggalkan...

Top